Senin, 19 November 2018

Riset Pasar dan Data Outlook Kosmetik 2014-2020 (Top 10 Perusahaan Kosmetik & Market Analysis)

Riset Pasar dan Data Outlook Kosmetik 2014-2020 (Top 10 Perusahaan Kosmetik & Market Analysis) ini dirilis per November 2018 menampilkan riset independen, data komprehensif, analisis, market trend, dan outlook mengenai proyeksi pertumbuhan industri kosmetik di Indonesia, peta persaingan, highlights dan profil ringkas pemain-pemain di industri ini, hingga analisis pangsa pasar sejumlah produk kosmetik dengan tingkat persaingan paling tinggi.

Riset pasar ini dimulai dengan menampilkan highlights ekonomi Indonesia yang menunjukkan trend positif, ditopang kebangkitan konsumen kelas menengah. (halaman 2 & 3) Disusul kemudian paparan data sejumlah indikator makro ekonomi seperti tren laju pertumbuhan ekonomi nasional, inflasi, tingkat kemiskinan yang terus menurun, rasio gini, dan persentase pengangguran juga yang juga terus menurun. (halaman 4).

Setelah itu, disajikan terminologi kosmetik dari bahasa Yunani yang berarti berhias, pada halaman 5. Dilanjutkan dengan market trend yang terjadi di industri kosmetik nasional periode 2014-pertengahan 2018, pada halaman 6 dan 7. Market trend ini berisi faktor-faktor yang mendukung pertumbuhan pasar kosmetik secara nasional, antara lain perluasan segmen dan konsumen yang ditandai dengan meningkatnya kesadaran laki-laki untuk memperbaiki penampilannya. Hal ini berimplikasi terhadap peningkatan segmen pasar personal care.

Pada halaman 8 dan 9, ditampilkan profil singkat industri kosmetik nasional untuk periode 2017 dan 2015, berisi jumlah perusahaan, jumlah tenaga kerja, ekspor-impor, serta segmentasi produk kosmetik.

Beranjak ke halaman 10, ditampilkan riset data independen Duniaindustri.com yang mencoba mengkalkulasi pertumbuhan pasar (nilai penjualan) industri kosmetik di Indonesia periode 2014-2020F disertai persentase pertumbuhannya. Duniaindustri.com membuat riset eksklusif pertumbuhan pasar industri kosmetik (outlook kosmetik) di Indonesia 2015-2017 untuk meng-capture market trend pertumbuhan pasar sebagai acuan pebisnis, yang ditampilkan pada halaman 11 sampai 13. Disusul kemudian market analysis dari data tren pertumbuhan market size tersebut.

Beranjak ke pembahasan selanjutnya, ditampilkan profil top 10 perusahaan kosmetik terbesar dari nilai penjualan yang dibedakan secara periode, yakni periode tahun 2017 pada halaman 16 hingga 18, dan periode tahun 2015 pada halaman 19 hingga 21.

Tak ketinggalan, pada halaman 22 dan 23, ditampilkan data top 8 merek kosmetik dengan nilai penjualan tertinggi di pasar Indonesia yang dibedakan periode tahun 2017 dan periode tahun 2015. Data top 8 merek kosmetik paling laris itu dapat menjadi acuan dan referensi strategi penjualan yang lebih efektif, baik bagi market leader maupun new entry.

Pada halaman 24, 25, dan 26, duniaindustri.com membuat riset pasar terkait pangsa pasar lipstik per merek di Indonesia yang dibedakan untuk periode tahun 2017 dan periode tahun 2015. Khusus untuk produk bedak, ditampilkan juga pangsa pasar per merek untuk periode tahun 2017 dan periode tahun 2015 di halaman 27 dan 28.

Selanjutnya, pada halaman 29 hingga 40 ditampilkan market profiling sejumlah perusahaan kosmetik lokal di Indonesia yang menjadi market leader dalam top 10 perusahaan kosmetik di Indonesia. Tinjauan market profiling diarahkan pada kinerja keuangan, rekam jejak dan fasilitas produksi, strategi pemasaran, serta tren pangsa pasar.

Riset Pasar dan Data Outlook Kosmetik 2014-2020 (Top 10 Perusahaan Kosmetik & Market Analysis) sebanyak 41 halaman dan berukuran 5,8 MB ini berasal dari riset duniaindustri.com dengan dukungan data yang berasal dari BPS, Bank Dunia, asosiasi industri, instansi pemerintah, serta sejumlah perusahaan kosmetik baik di Indonesia maupun dunia. Indeks data industri merupakan fitur terbaru di duniaindustri.com yang menampilkan puluhan data pilihan sesuai kebutuhan users. Seluruh data disajikan dalam bentuk pdf sehingga mudah didownload setelah users melakukan proses sesuai prosedur, yakni klik beli (purchase), klik checkout, dan isi form. Duniaindustri.com mengutamakan keabsahan dan validitas sumber data yang disajikan.(*)

Sumber: klik di sini

Atau mari simak kumpulan riset data berikut: (Silakan di-klik untuk terhubung langsung ke masing-masing database)
Atau Mari Simak Coverage Riset Data Spesifik Duniaindustri.com:
Market database
Manufacturing data
Market research data
Market leader data
Market investigation
Market observation
Market intelligence
Monitoring data
Market competition data
Multisource compilation data
Market domestic data
Market export data
Market impor data
Market directory database
Competitor profilling
Market distribution data
Consumer database
Mapping competition trend
Profiling competitor strategy
Market data analysist
Historical data
Time series data
Tabulation data
Factory directory database
Market segmentation data
Market entry strategy analysist
Big data processor
Financial Modeling/Feasibility Study
Price trend analysist
Data business intelligence

* Butuh data spesifik atau riset pasar, total ada 163 database, klik di sini
** Butuh competitor intelligence, klik di sini
*** Butuh copywriter specialist, klik di sini
**** Butuh content provider (branding online), klik di sini
***** Butuh jasa medsos campaign, klik di sini

Database Riset Data Spesifik Lainnya:
  • Butuh data spesifik atau riset pasar, total ada 163 database, klik di sini
  • Butuh 22 Kumpulan Database Otomotif, klik di sini
  • Butuh 18 Kumpulan Riset Data Kelapa Sawit, klik di sini
  • Butuh 15 Kumpulan Data Semen dan Beton, klik di sini
  • Butuh 8 Kumpulan Riset Data Baja, klik di sini
  • Butuh 15 Kumpulan Data Transportasi dan Infrastruktur, klik di sini
  • Butuh 9 Kumpulan Data Makanan dan Minuman, klik di sini
  • Butuh 6 Kumpulan Market Analysis Industri Kimia, klik di sini
  • Butuh 4 Kumpulan Data Persaingan Pasar Kosmetik, klik di sini
  • Butuh competitor intelligence ataupun riset khusus (survei & observasi), klik di sini
  • Butuh copywriter specialist, klik di sini
  • Butuh content provider (online branding), klik di sini
  • Butuh market report dan market research, klik di sini

Jumat, 16 November 2018

Digitalisasi Ubah Landskap Bisnis, Perlu Solusi Riset Data Terpercaya

Perkembangan digital yang cepat, massive, dan luas mengubah landskap bisnis secara keseluruhan. Hal itu diikuti dengan perilaku konsumen yang juga berubah dengan sangat cepat dan dinamis. 

Karena di dalam industri/dunia bisnis sekarang, banyak hal yang berubah. Aturan yang berlaku zaman dulu, hari ini berubah. Gaya bisnis zaman dulu, dengan sekarang harus berbeda. 

Sekarang kita sebagai konsumen, bisa jadi produsen juga. Hal ini semua mengubah konsep bisnis perusahaan, tapi juga konsep bisnis industri secara keseluruhan. 

Teknologi seperti internet of things (IoT), advance robotic, artificial intelligence, big data analytics, cloud, serta inovasi teknologi digital lain kini benar-benar sudah take over. Tidak terbayang, kalau sekarang masih ada bank yang tidak memiliki aplikasi mobile. Tidak ada. Kebayang tidak ada airlines yang tidak bisa beli tiketnya online. Tidak ada. Tapi 10 tahun lalu masih ada.

Menyadari hal itu, Duniaindustri.com, sebuah startup khusus di segmen industri dan layanan big data, terus berinovasi untuk membantu institusi perusahaan maupun company leaders menjawab tantangan ke depan. Tim Duniaindustri.com juga terus berinovasi dengan memperkuat penggunaan teknologi big data, memperkuat jaringan di sektor industri, memperbesar cakupan riset data, serta memangkas waktu kerja untuk menawarkan customer experience terbaik bagi pelanggan dan calon pelanggan.

Setelah berhasil dalam hal mengedukasi publik tentang pentingnya ‘data industri’, kini Duniaindustri.com membuat fitur yang lebih advance yakni riset pasar (market research). Didukung dengan tim yang kompeten (jurnalis, analis, tim survey, desain grafis, dan tim pendukung lainnya) serta jaringan yang kuat, Duniaindustri.com hadir sebagai salah satu platform industri sangat tersegmentasi dan berfokus pada sektor tertentu yang didukung teknologi big data.


Didukung berbagai fitur lainnya seperti Detektif IndustriIndeks Data Industri, serta Datapedia untuk layanan big data, riset pasar, analisis finansial, hingga kajian strategis. Untuk content management dan branding online, fitur yang diunggulkan antara lain Content Provider dan Copywriter Specialist. Serta, fitur trading hub untuk sumber bahan baku kompetitif. Dengan dukungan berbagai fitur tersebut, Duniaindustri.com makin menancapkan eksistensinya sebagai salah satu startup terproduktif di negeri ini.


Seiring kepercayaan yang makin meningkat, tim Duniaindustri.com juga terus berkembang dengan mencari metode-metode analisis baru, mensimulasikan pendekatan teraktual, mengkomparasi skenario terkini, mengkalkulasikan teori-teori komprehensif, guna menghadirkan hasil riset data spesifik yang lebih riil, sesuai trend pasar, dan paling penting terjangkau bagi semua kalangan.


Perkembangan tersebut terlihat dari pertumbuhan jumlah database riset data spesifik yang telah ready di Duniaindustri.com, melonjak signifikan sebesar 33% dari 121 database riset pada akhir tahun lalu menjadi 161 database riset pada awal Oktober 2018. Hal ini dipicu makin meluasnya kebutuhan riset data spesifik guna mendukung pertumbuhan bisnis di sektor industri tertentu.


Duniaindustri.com menyediakan indeks data industri yang bisa didownload user untuk memberikan gambaran atau acuan perkembangan sektor industri tertentu. Duniaindustri.com telah menangani puluhan proyek data hingga riset persaingan pasar dari perusahaan kecil, menengah, besar di Indonesia, terutama dari Jakarta, Bogor, Cikarang, Bandung, Yogya, Sidoarjo, Surabaya, Palu, Bali, Medan, dan daerah lainnya, bahkan dari China dan India.


Per awal April 2018, detektif industri juga dilengkapi tools (instrumen analisis) untuk melakukan market intelligence (competitor intelligence) dengan lebih terukur, komprehensif, dan berkesinambungan.


Duniaindustri.com juga memperluas coverage basis data dan database spesifik guna menangkap seluruh aktivitas industri di seluruh sektor usaha di Indonesia. Database tersedia dalam bentuk data mentah (raw data) dalam format excel, zip, power point, pdf ataupun data olahan.


Per awal September 2017, detektif industri meluncurkan fitur baru survey perusahaan yang difokuskan untuk meng-capture informasi spesifik terkait perusahaan tertentu apakah itu kompetitor ataupun target konsumen. Salah satu metode yang dipakai antara lain wawancara mendalam (in depth interview) dengan struktur manajemen perusahaan bersangkutan, mulai dari staf, sales, marketing, logistik, manager, general manager, hingga direktur dan top executive. Dengan jaringan yang luas ditambah tim yang kompeten, fitur ini diharapkan bisa bermanfaat bagi pertumbuhan bisnis Anda.


Selain itu, untuk memperkuat basis data metodologi pencarian, penyusunan, pengolahan data, detektif industri juga memperluas sumber database dengan forum group discussion (FGD), market investigation, market observation, monitoring data online, hingga survei lapangan secara berkala. Diharapkan penambahan sumber ini memberikan pelayanan yang  terbaik bagi user dari sisi akurasi dan kecepatan pengolahan data.


Saat ini duniaindustri.com menghimpun lebih dari 1000 ukm dan lebih dari 10.000 basis user baik secara perorangan maupun perusahaan, serta industrial agent dari 10 negara di dunia, seperti Korea Selatan, Jepang, Eropa, Dubai.


MARI SIMAK KUMPULAN RISET DATA DAN PENJELASAN DETAIL: (Silakan di-klik untuk terhubung langsung ke masing-masing database)
Atau Mari Simak Coverage Riset Data Spesifik Duniaindustri.com:
Market database
Manufacturing data
Market research data
Market leader data
Market investigation
Market observation
Market intelligence
Monitoring data
Market competition data
Multisource compilation data
Market domestic data
Market export data
Market impor data
Market directory database
Competitor profilling
Market distribution data
Consumer database
Mapping competition trend
Profiling competitor strategy
Market data analysist
Historical data
Time series data
Tabulation data
Factory directory database
Market segmentation data
Market entry strategy analysist
Big data processor
Financial Modeling/Feasibility Study
Price trend analysist
Data business intelligence

Sekadar mengingatkan, di tengah perkembangan teknologi dan internet yang begitu cepat, keberadaan sebuah data tidak kalah penting dibandingkan sumber daya lainnya. Data menjelma menjadi komoditas penting yang menjangkau setiap jengkal kehidupan manusia dan ditransformasi menjadi sarana pengambilan keputusan, sarana analisis pasar, sarana mencari konsumen, dan lainnya.


Karena itu, Duniaindustri.com, sebuah startup khusus di segmen industri, berupaya untuk memfasilitas hal tersebut dengan terus mengupdate database industri. Selain itu, Duniaindustri.com juga meningkatkan pelayanan bagi pelanggan dan keamanan bertransaksi online dengan mengadopsi teknologi "easy digital download". Dengan teknologi ini, user atau pelanggan dapat dengan mudah bertransaksi serta mengakses database industri secara lebih cepat, praktis, kapanpun dan di manapun berada.(*)

Sumber: klik di sini
Atau kontak duniaindustri.com whatsapp di 081296668812 (andry)

* Butuh data spesifik atau riset pasar, total ada 162 database, klik di sini
** Butuh competitor intelligence, klik di sini
*** Butuh copywriter specialist, klik di sini
**** Butuh content provider (branding online), klik di sini
***** Butuh jasa medsos campaign, klik di sini

Database Riset Data Spesifik Lainnya:
  • Butuh data spesifik atau riset pasar, total ada 162 database, klik di sini
  • Butuh 22 Kumpulan Database Otomotif, klik di sini
  • Butuh 18 Kumpulan Riset Data Kelapa Sawit, klik di sini
  • Butuh 15 Kumpulan Data Semen dan Beton, klik di sini
  • Butuh 8 Kumpulan Riset Data Baja, klik di sini
  • Butuh 15 Kumpulan Data Transportasi dan Infrastruktur, klik di sini
  • Butuh 9 Kumpulan Data Makanan dan Minuman, klik di sini
  • Butuh 6 Kumpulan Market Analysis Industri Kimia, klik di sini
  • Butuh 3 Kumpulan Data Persaingan Pasar Kosmetik, klik di sini
  • Butuh competitor intelligence ataupun riset khusus (survei & observasi), klik di sini
  • Butuh copywriter specialist, klik di sini
  • Butuh content provider (online branding), klik di sini
  • Butuh market report dan market research, klik di sini

Laba Bersih Top 5 Emiten Big Cap Tumbuh Rerata 9,49%

Dalam periode Januari-September 2018, perusahaan-perusahaan skala besar di Indonesia mampu mengoptimalkan potensi bisnis guna mengakselerasi pertumbuhan profit, meski di sejumlah sektor industri terjadi pengecualian. Hal itu terlihat dari pertumbuhan laba bersih top 5 emiten terbesar dalam kategori market cap yang tumbuh rata-rata 9,4% di periode tersebut.

Kelima emiten big cap itu adalah PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan market cap sebesar Rp 529,47 triliun, PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) dengan market cap Rp 416,42 triliun, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) dengan market cap Rp 378 triliun, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) dengan market cap Rp 351,74 triliun, dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) yang memiliki market cap Rp 350,30 triliun, mengutip data Bloomberg. Dalam sembilan bulan 2018, top 5 emiten terbesar itu menorehkan laba bersih yang tumbuh cukup solid, kecuali Telkom.

Berdasarkan data yang dihimpun Duniaindustri.com, laba bersih Unilever tumbuh paling tinggi sebesar 39,7% didorong aksi korporasi penjualan aset. Sedangkan laba bersih Telkom justru turun 20,5% karena peningkatkan beban yang melampaui pertumbuhan pendapatan.

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mencatatkan laba bersih pada kuartal III 2018 mencapai Rp 18,5 triliun. Angka ini tumbuh 9,9% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya Rp 16,8 triliun.

“BCA secara konsisten menerapkan praktik kehati-hatian dan mencermati kondisi perekonomian guba menjaga keberlangsungan kinerja bisnisnya,” kata Wakil Presiden Direktur BCA Eugene Keith Galbaraith dalam paparan kinerja kuartal ketiga tahun 2018.

Galbaraith mengatakan, pencapaian laba bersih ini juga ditopang oleh current account and saving account (CASA) yang solid. Di mana CASA meningkat 11,4% secara year on year (yoy) menjadi Rp 476,8 triliun dan tetap merupakan posisi utama dari dana pihak ketiga (DPK) yaitu sebesar 77,7% pada akhir September 2018.

Dalam komposisi CASA, dana giro tumbuh 12,7 persen secara yoy menjadi Rp 163,1 triliun, sementara dana tabungan meningkat 10,8 persen yoy mencapai Rp 313,7 triliun. Adapun dana deposito tercatat sebesar Rp 137,1 triliun atau turun 6,4 persen yoy.

“Meskipun mengalami penurunan secara yoy, dana deposito kembali mengalami peningkatan sejak Maret 2018 sejalan dengan tren kenaikan suku bunga deposito. Pada akhir September 2018, keseluruhan DPK tumbuh sebesar 6,9 persen yoy menjadi Rp 613,9 triliun,” sebutnya.

Dengan fundamental bisnis BCA yang solid dan kapabilitas dalam beradaptasi terhadap perubahan lingkungan bisnis diyakini ke depan akan mendukung posisi BCA untuk terus tumbuh.

“Kami optimistis terhadap dinamika perkembangan kondisi Indonesia yang akan terus berlanjut meskipun saat ini sedang dihadapkan pada perubahan kondisi global,” pungkasnya.

Galbaraith menyatakan, pendapatan operasional BCA ditopang dari pendapatan bunga bersih dan pendapatan operasional lainnya yang mencapai Rp 45,9 triliun. Angka ini meningkat 10,1% dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya sebesar Rp 41,7 triliun.

Sementara market leader industri rokok, PT HM Sampoerna Tbk (HMSP), mencatat pertumbuhan yang cukup positif di sepanjang periode Januari-September atau kuartal III tahun ini. Berdasarkan keterbukaan informasi, perseroan membukukan laba bersih senilai Rp 9,69 triliun, meningkat 3,77% dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp 9,33 triliun.

Salah satu pendorong pertumbuhan laba bersih didorong oleh pendapatan penjualan bersih senilai Rp 77,53 triliun atau tumbuh 7,25% year on year (YoY) dibandingkan kuartal III-2017 senilai Rp 72,29 triliun.

Secara rinci, penjualan produk rokok sigaret kretek mesin (SKM) naik 12,51% YoY menjadi Rp 53,98 triliun. Sedangkan produk sigaret kretek tangan (SKT) tumbuh tipis 3,31% YoY senilai Rp 14,8 triliun.

Namun, penjualan produk sigaret putih mesin (SPM) perusahaan turun signifikan yakni 13,53% YoY menjadi Rp 8 triliun. Sementara penjualan ekspor juga negatif 22,86% YoY menjadi Rp 332,14 miliar.

Market leader industri seluler, PT Telekomunikasi Indonesia (TLKM), mencatatkan kinerja keuangan yang kurang menggembirakan. Laba perusahaan anjlok cukup dalam.

Berdasarkan keterbukaan informasi, hingga kuartal III-2018, Telkom mencetak laba bersih Rp 14,23 triliun. Angka ini turun 20,5% dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 17,92 triliun.

Penurunan kinerja ini disebabkan meningkatnya beban perusahaan, yang tidak diimbangi dengan pertumbuhan pendapatan. Pendapatan perusahaan hanya naik 2,27% menjadi Rp 99,2 triliun dari sebelumnya Rp 97 triliun. Sementara beban usaha meningkat 13,82% dari Rp 61,64 triliun menjadi Rp 70,16 triliun.

Di sisi lain, market leader industri consumer goods, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) membukukan laba Rp 7,3 triliun per September 2018. Angka tersebut naik 39,7% dari Rp 5,229 triliun pada September 2017.

Sekretaris Perusahaan Unilever Indonesia Sancoyo Antarikso menjelaskan, peningkatan laba Unilever seiring peningkatan penjualan bersih. Penjualan perseroan naik 0,96% dari Rp 31,2 triliun per September 2017 menjadi Rp 31,5 triliun per September 2018.

“Pada kuartal III 2018, Unilever melakukan aksi korporasi penjualan aset kategori Spreads sebesar Rp2,8 triliun,” jelasnya seperti dikutip dari keterangan tertulis.

Unilever mengukuhkan untuk terus tumbuh dengan menghadirkan inovasi dan inisiatif untuk menjangkau kebutuhan konsumen dan segmentasi pasar yang berbeda-beda.

Salah satu strategi yang dilakukan adalah dengan memasuki bisnis di kategori baru, yaitu peluncuran saus sambal Jawara dan peluncuran produk perawatan tubuh baru, yaitu sabun Korea Glow.

Sementara market leader industri perbankan, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), berhasil mencetak laba bersih Rp 23,5 triliun per kuartal III-2018. Angka ini tumbuh 14,6% dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp 20,5 triliun.

Kinerja BRI pada kuartal III-2018 ditopang oleh penyaluran kredit yang tumbuh di atas rata-rata industri. “Hingga akhir September 2018, Bank BRI telah menyalurkan kredit Rp 808,9 triliun atau naik 16,5% dibandingkan periode September 2017 sebesar Rp 694,2 triliun,” ujar Direktur Keuangan BRI Haru Koesmahargyo.

Dana pihak ketiga tumbuh 13,3% menjadi Rp 872,7 triliun. Pada kuartal III-2018, NPL BRI 2,5% di bawah NPL industri yang mencapai 2,7%. Sementara dari sisi aset, tercatat tumbuh 13,9% menjadi Rp 1.183,4 triliun.(*)

Sumber: klik di sini

* Butuh data spesifik atau riset pasar, total ada 162 database, klik di sini
** Butuh competitor intelligence, klik di sini
*** Butuh copywriter specialist, klik di sini
**** Butuh content provider (branding online), klik di sini
***** Butuh jasa medsos campaign, klik di sini

Database Riset Data Spesifik Lainnya:
  • Butuh data spesifik atau riset pasar, total ada 162 database, klik di sini
  • Butuh 22 Kumpulan Database Otomotif, klik di sini
  • Butuh 18 Kumpulan Riset Data Kelapa Sawit, klik di sini
  • Butuh 15 Kumpulan Data Semen dan Beton, klik di sini
  • Butuh 8 Kumpulan Riset Data Baja, klik di sini
  • Butuh 15 Kumpulan Data Transportasi dan Infrastruktur, klik di sini
  • Butuh 9 Kumpulan Data Makanan dan Minuman, klik di sini
  • Butuh 6 Kumpulan Market Analysis Industri Kimia, klik di sini
  • Butuh 3 Kumpulan Data Persaingan Pasar Kosmetik, klik di sini
  • Butuh competitor intelligence ataupun riset khusus (survei & observasi), klik di sini
  • Butuh copywriter specialist, klik di sini
  • Butuh content provider (online branding), klik di sini
  • Butuh market report dan market research, klik di sini

Semen Indonesia Akuisisi 80,6% Saham Holcim Indonesia Senilai US$ 917 Juta

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) mengakuisisi 80,6% saham PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB) senilai US$ 917 juta atau setara Rp 13,57 triliun (kurs Rp 13.800/US$). Semen Indonesia menandatangani Perjanjian Pengikatan Jual Beli Bersyarat (Conditional Sales & Purchase Agreement) untuk mengambil alih sejumlah 6.179.612.820 lembar saham Holcim Indonesia pada tanggal 12 November pukul 19.00 WIB. Transaksi akuisisi ini akan dilakukan melalui PT Semen Indonesia Industri Bangunan (SIIB) yang merupakan anak perusahaan Semen Indonesia.

Holcim Indonesia merupakan perusahaan semen terbesar ketiga di Indonesia, memiliki 4 pabrik semen dengan kapasitas 14,8 juta ton per tahun dan 30 fasilitas ready-mix. Pengambilalihan saham Holcim Indonesia ini akan semakin memperkuat posisi Semen Indonesia di pasar domestik.

Semen Indonesia akan dapat memperluas jaringan pabrik semennya di dalam negeri, memperluas diversifikasi jenis produk yang ditawarkan, meningkatkan efisiensi khususnya biaya distribusi dan bahan baku, sekaligus memperkuat posisi bisnis ready mix dengan berbagai variasi produk dan solusi yang dapat meningkatkan nilai tambah kepada para stakeholders.

Holcim Indonesia juga telah menerapkan teknologi bahan bakar dari limbah yang nantinya dapat disinergikan secara luas di seluruh fasilitas Semen Indonesia Group, sehingga dapat semakin meningkatkan efisiensi biaya.

Industri semen di Indonesia masih memiliki tingkat pertumbuhan yang prospektif dan menjanjikan, yang didukung oleh kelanjutan program investasi pemerintah dan swasta, seperti Program Satu Juta Rumah, berbagai proyek infrastruktur pemerintah, berbagai proyek properti yang dikembangkan oleh sektor swasta, serta konsumsi retail.

Pengambilalihan saham ini akan memberikan tambahan kapasitas dan jangkauan geografis yang semakin luas bagi Semen Indonesia Group untuk mampu menangkap peluang pertumbuhan industri semen domestik, serta mampu memperkuat ketahanan industri semen BUMN di Indonesia.

Saat ini di Indonesia terdapat 15 perusahaan semen dengan kapasitas terpasang sekitar 107 juta ton per tahun, dimana 63% dari kapasitas (capacity share) tersebut dikuasai oleh pihak swasta dan pemain asing (global).

Direktur Utama Semen Indonesia, Hendi Prio Santoso, menyampaikan beberapa tujuan strategis atas aksi korporasi ini. “Kami bersyukur dapat mengumumkan transaksi pengambilalihan saham yang transformasional bagi Semen Indonesia Group untuk dapat mempertahankan posisi sebagai market leader di Indonesia. Dalam situasi industri semen nasional yang semakin kompetitif, kombinasi antara Semen Indonesia dan Holcim Indonesia akan membuat foot print kami semakin besar dan kuat,” katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, kemarin.

Hendi juga menambahkan, akuisisi ini akan memperkuat jaringan penjualan dan produksi yang lebih luas, meningkatkan kemampuan untuk menawarkan produk yang semakin beragam bagi para pelanggan, serta menawarkan berbagai peluang yang lebih baik bagi para karyawan, pemasok, para rekanan dan pemangku kepentingan perusahaan. “Selain akan menjadikan Semen Indonesia Group sebagai perusahaan semen terbesar di kawasan Asia Tenggara dengan kapasitas 53 juta ton semen per tahun, transaksi ini juga merupakan wujud nyata sumbangsih BUMN dalam meningkatkan ketahanan industri semen nasional yang akan mendukung pembangunan berkesinambungan di tanah air.”

Berdasarkan POJK 9/2018, setelah transaksi pengambilalihan saham ini terlaksana, Semen Indonesia akan menyampaikan pernyataan Penawaran Tender Wajib atas 1.483.287.180 lembar saham (atau setara 19.4%) kepemilikan saham Holcim Indonesia yang dimiliki oleh pemegang saham publik, kepada OJK.

Untuk mendanai akuisisi tersebut, Semen Indonesia telah menandatangani perjanjian fasilitas pinjaman dengan sejumlah bank asing senilai US$ 1,28 miliar (Rp 18,97 triliun, kurs Rp 14.800/US$). Fasilitas ini akan digunakan perusahaan untuk membiayai pengambilalihan PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB).

Berdasarkan keterbukaan informasi perusahaan, penandatanganan ini dilakukan melalui anak usahanya PT Semen Indonesia Industri Bangunan (SIIB). Fasilitas pinjaman tersebut diberikan oleh sejumlah bank, yakni Bank BNP Paribas, Deutsche Bank AG Singapore Branch, Maybank Kim Eng Securities Ltd, MUFG Bank dan Standard Chartered Bank. Pinjaman tersebut memiliki tenor sepanjang 24 bulan sejak ditandatangani pada 12 November lalu.

Adapun penggunaan dana ini dipakai perusahaan untuk membiayai akuisisi 80,6% saham Lafarge Holcim di Holcim Indonesia. Setelah mengakuisisi Holcim, Semen Indonesia optimistis dapat memperluas jaringan di pasar dalam negeri, melakukan diversifikasi jenis produk, serta meningkatkan efisiensi biaya distribusi dan bahan baku sekaligus memperkuat posisi bisnis ready mix.(*)

Sumber: klik di sini


* Butuh data spesifik atau riset pasar, total ada 162 database, klik di sini
** Butuh competitor intelligence, klik di sini
*** Butuh copywriter specialist, klik di sini
**** Butuh content provider (branding online), klik di sini
***** Butuh jasa medsos campaign, klik di sini

Database Riset Data Spesifik Lainnya:
  • Butuh data spesifik atau riset pasar, total ada 162 database, klik di sini
  • Butuh 22 Kumpulan Database Otomotif, klik di sini
  • Butuh 18 Kumpulan Riset Data Kelapa Sawit, klik di sini
  • Butuh 15 Kumpulan Data Semen dan Beton, klik di sini
  • Butuh 8 Kumpulan Riset Data Baja, klik di sini
  • Butuh 15 Kumpulan Data Transportasi dan Infrastruktur, klik di sini
  • Butuh 9 Kumpulan Data Makanan dan Minuman, klik di sini
  • Butuh 6 Kumpulan Market Analysis Industri Kimia, klik di sini
  • Butuh 3 Kumpulan Data Persaingan Pasar Kosmetik, klik di sini
  • Butuh competitor intelligence ataupun riset khusus (survei & observasi), klik di sini
  • Butuh copywriter specialist, klik di sini
  • Butuh content provider (online branding), klik di sini
  • Butuh market report dan market research, klik di sini

Perluas Segmen Pasar, Garuda Ambil Alih Operasional Sriwijaya Air

BUMN maskapai penerbangan, PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA), melalui anak perusahaannya PT Citilink Indonesia mengambil alih pengelolaan finansial dan operasional Sriwijaya Air dan NAM Air. Pengambilalihan pengelolaan finansial dan operasional itu bertujuan untuk mempercepat penyelesaian kewajiban Sriwijaya Group pada salah satu anak usaha Garuda Indonesia serta menimbulkan sinergi positif.

Langkah tersebut dilakukan dalam bentuk Kerjasama Operasi (KSO) PT Citilink Indonesia (Citilink) dengan PT Sriwijaya Air dan PT NAM Air. Melalui penandatanganan KSO itu, keseluruhan operasional Sriwijaya Air Group, termasuk finansial akan berada di bawah pengelolaan dari KSO tersebut.

Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Ari Askhara dalam keterangan resmi, Rabu (14/11), mengatakan, "Kerjasama operasi ini ditujukan untuk membantu Sriwijaya Air group memperbaiki kinerja operasi dan keuangan, termasuk dalam memenuhi kewajiban mereka terhadap pihak ketiga yang di antaranya ada pada lingkungan Garuda Indonesia Group.”

Menurut dia, kerjasama joint operation ini dapat memberikan dampak yang positif bagi Garuda Indonesia Group. Salah satunya, memperluas segmen market, network, kapasitas dan kapabilitas Citilink. Di sisi lain, sinergi ini juga dapat mempercepat penyelesaian kewajiban Sriwijaya Group pada salah satu anak Perusahaan Garuda Indonesia.

Direktur Utama Sriwijaya Air Chandra Lie berharap kerja sama ini dapat membantu pemulihan Sriwijaya Air Group di tengah persaingan industri penerbangan yang kian kompetitif. "Kami yakin Garuda Indonesia Group mempunyai kapabilitas yang sangat baik dalam mengelola bisnis Airlines," ungkap Chandra Lie.

KSO yang dikelola sepenuhnya oleh Citilink ini akan melaksanakan tugasnya setelah proses internal di masing masing perusahaan rampung. Kerjasama ini juga dapat ditingkatkan lagi ke level kepemilikan saham Sriwijaya Group yang akan diatur kemudian.

Sementara itu, PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) siap kembali mengudara pada 2019. Ini mengingat maskapai yang telah sekian lama mati suri tersebut telah mendapatkan investor.
Intra Asia Corpora menjadi investor yang menyatakan siap dengan suntikan dananya. Intra Asia Corpora adalah investor dalam negeri ini terafiliasi dengan Asuransi Intra Asia dan PT Cipendawa yang sempat terdaftar di Bursa dengan kode emiten CPDX.

Presiden Direktur Merpati Nusantara Airline, Asep Ekanugraha, menyatakan investor tersebut siap menyuntikkan dana hingga Rp 6,4 triliun demi melihat Merpati Airlines kembali mengudara. "Kami berkeyakinan dan optimis bakal kembali terbang di tahun depan. Semua persiapan, terutama dana operasional, sudah kami dapatkan komitmennya," kata Asep.

Kucuran dana untuk mengoperasikan Merpati, disebutkan tidak sepenuhnya berupa dana segar seutuhnya. Selain itu tidak akan turun sekaligus. Namun, akan turun bertahap sesuai kebutuhan operasional dalam jangka dua tahun.

Dengan ada dana tersebut, Merpati Airlines setidaknya bisa kembali memiliki pesawat dan mulai mengurus izin rute terbang dan investasi operasional lainnya. Namun demikian, Asep menambahkan, keputusan Merpati terbang kembali itu, akan sangat tergantung dari proses sidang Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) yang dijadwalkan pada Rabu, 14 November 2018.

"Memang, titik krusialnya, yang di putusan pengadilan terkait kasus utang kami yang akan diputuskan pada Rabu 14 November nanti. Ya, tentu saja kami berharap, Merpati diberi kesempatan untuk beroperasi lagi. Jika demikian, maka kami akan tancap gas, melaksanakan langkah strategis operasional, yang telah kami siapkan, " pungkas Asep.

Seperti diketahui, kewajiban Merpati Airlines yang harus ditanggung dan belum terbayar saat ini mencapai Rp 10 triliun. Asep optimistis dengan kucuran Rp 6,4 triliun ini bisa menjadi modal awal dalam memulai bisnisnya kembali dan secara bertahap melunasi kewajiban tersebut.(*)

Sumber: klik di sini


* Butuh data spesifik atau riset pasar, total ada 162 database, klik di sini
** Butuh competitor intelligence, klik di sini
*** Butuh copywriter specialist, klik di sini
**** Butuh content provider (branding online), klik di sini
***** Butuh jasa medsos campaign, klik di sini

Database Riset Data Spesifik Lainnya:
  • Butuh data spesifik atau riset pasar, total ada 162 database, klik di sini
  • Butuh 22 Kumpulan Database Otomotif, klik di sini
  • Butuh 18 Kumpulan Riset Data Kelapa Sawit, klik di sini
  • Butuh 15 Kumpulan Data Semen dan Beton, klik di sini
  • Butuh 8 Kumpulan Riset Data Baja, klik di sini
  • Butuh 15 Kumpulan Data Transportasi dan Infrastruktur, klik di sini
  • Butuh 9 Kumpulan Data Makanan dan Minuman, klik di sini
  • Butuh 6 Kumpulan Market Analysis Industri Kimia, klik di sini
  • Butuh 3 Kumpulan Data Persaingan Pasar Kosmetik, klik di sini
  • Butuh competitor intelligence ataupun riset khusus (survei & observasi), klik di sini
  • Butuh copywriter specialist, klik di sini
  • Butuh content provider (online branding), klik di sini
  • Butuh market report dan market research, klik di sini

Jumat, 09 November 2018

Inovasi Riset Data Duniaindustri.com Dorong Daya Saing Industri

Di era disrupsi seperti sekarang ini, data telah dianggap sebagai salah satu sumber daya dalam memenangi persaingan bisnis. Selain mempengaruhi keputusan bisnis, data juga dapat menjadi salah satu komponen untuk memetakan kompetisi pasar dan market trend yang sedang terjadi.

Kedua faktor itu menjadi sentral dalam mendukung institusi untuk mengoptimalkan kinerja pertumbuhan guna mencapai target yang ditetapkan manajemen.
 

Menyadari hal itu, Duniaindustri.com, sebuah startup khusus di segmen industri dan layanan big data, terus berinovasi untuk membantu institusi perusahaan maupun company leaders menjawab tantangan ke depan. Tim Duniaindustri.com juga terus berinovasi dengan memperkuat penggunaan teknologi big data, memperkuat jaringan di sektor industri, memperbesar cakupan riset data, serta memangkas waktu kerja untuk menawarkan customer experience terbaik bagi pelanggan dan calon pelanggan.

Setelah berhasil dalam hal mengedukasi publik tentang pentingnya ‘data industri’, kini Duniaindustri.com membuat fitur yang lebih advance yakni riset pasar (market research). Didukung dengan tim yang kompeten (jurnalis, analis, tim survey, desain grafis, dan tim pendukung lainnya) serta jaringan yang kuat, Duniaindustri.com hadir sebagai salah satu platform industri sangat tersegmentasi dan berfokus pada sektor tertentu yang didukung teknologi big data.

Didukung berbagai fitur lainnya seperti Detektif Industri, Indeks Data Industri, serta Datapedia untuk layanan big data, riset pasar, analisis finansial, hingga kajian strategis. Untuk content management dan branding online, fitur yang diunggulkan antara lain Content Provider dan Copywriter Specialist. Serta, fitur trading hub untuk sumber bahan baku kompetitif. Dengan dukungan berbagai fitur tersebut, Duniaindustri.com makin menancapkan eksistensinya sebagai salah satu startup terproduktif di negeri ini.

Seiring kepercayaan yang makin meningkat, tim Duniaindustri.com juga terus berkembang dengan mencari metode-metode analisis baru, mensimulasikan pendekatan teraktual, mengkomparasi skenario terkini, mengkalkulasikan teori-teori komprehensif, guna menghadirkan hasil riset data spesifik yang lebih riil, sesuai trend pasar, dan paling penting terjangkau bagi semua kalangan.

Perkembangan tersebut terlihat dari pertumbuhan jumlah database riset data spesifik yang telah ready di Duniaindustri.com, melonjak signifikan sebesar 33% dari 121 database riset pada akhir tahun lalu menjadi 161 database riset pada awal Oktober 2018. Hal ini dipicu makin meluasnya kebutuhan riset data spesifik guna mendukung pertumbuhan bisnis di sektor industri tertentu.

Duniaindustri.com menyediakan indeks data industri yang bisa didownload user untuk memberikan gambaran atau acuan perkembangan sektor industri tertentu. Duniaindustri.com telah menangani puluhan proyek data hingga riset persaingan pasar dari perusahaan kecil, menengah, besar di Indonesia, terutama dari Jakarta, Bogor, Cikarang, Bandung, Yogya, Sidoarjo, Surabaya, Palu, Bali, Medan, dan daerah lainnya, bahkan dari China dan India.

Per awal April 2018, detektif industri juga dilengkapi tools (instrumen analisis) untuk melakukan market intelligence (competitor intelligence) dengan lebih terukur, komprehensif, dan berkesinambungan.

Duniaindustri.com juga memperluas coverage basis data dan database spesifik guna menangkap seluruh aktivitas industri di seluruh sektor usaha di Indonesia. Database tersedia dalam bentuk data mentah (raw data) dalam format excel, zip, power point, pdf ataupun data olahan.

Per awal September 2017, detektif industri meluncurkan fitur baru survey perusahaan yang difokuskan untuk meng-capture informasi spesifik terkait perusahaan tertentu apakah itu kompetitor ataupun target konsumen. Salah satu metode yang dipakai antara lain wawancara mendalam (in depth interview) dengan struktur manajemen perusahaan bersangkutan, mulai dari staf, sales, marketing, logistik, manager, general manager, hingga direktur dan top executive. Dengan jaringan yang luas ditambah tim yang kompeten, fitur ini diharapkan bisa bermanfaat bagi pertumbuhan bisnis Anda.

Selain itu, untuk memperkuat basis data metodologi pencarian, penyusunan, pengolahan data, detektif industri juga memperluas sumber database dengan forum group discussion (FGD), market investigation, market observation, monitoring data online, hingga survei lapangan secara berkala. Diharapkan penambahan sumber ini memberikan pelayanan yang terbaik bagi user dari sisi akurasi dan kecepatan pengolahan data.

Saat ini duniaindustri.com menghimpun lebih dari 1000 ukm dan lebih dari 10.000 basis user baik secara perorangan maupun perusahaan, serta industrial agent dari 10 negara di dunia, seperti Korea Selatan, Jepang, Eropa, Dubai.

MARI SIMAK KUMPULAN RISET DATA DAN PENJELASAN DETAIL: (Silakan di-klik untuk terhubung langsung ke masing-masing database)
Atau Mari Simak Coverage Riset Data Spesifik Duniaindustri.com:
Market database
Manufacturing data
Market research data
Market leader data
Market investigation
Market observation
Market intelligence
Monitoring data
Market competition data
Multisource compilation data
Market domestic data
Market export data
Market impor data
Market directory database
Competitor profilling
Market distribution data
Consumer database
Mapping competition trend
Profiling competitor strategy
Market data analysist
Historical data
Time series data
Tabulation data
Factory directory database
Market segmentation data
Market entry strategy analysist
Big data processor
Financial Modeling/Feasibility Study
Price trend analysist
Data business intelligence

Sekadar mengingatkan, di tengah perkembangan teknologi dan internet yang begitu cepat, keberadaan sebuah data tidak kalah penting dibandingkan sumber daya lainnya. Data menjelma menjadi komoditas penting yang menjangkau setiap jengkal kehidupan manusia dan ditransformasi menjadi sarana pengambilan keputusan, sarana analisis pasar, sarana mencari konsumen, dan lainnya.


Karena itu, Duniaindustri.com, sebuah startup khusus di segmen industri, berupaya untuk memfasilitas hal tersebut dengan terus mengupdate database industri. Selain itu, Duniaindustri.com juga meningkatkan pelayanan bagi pelanggan dan keamanan bertransaksi online dengan mengadopsi teknologi "easy digital download". Dengan teknologi ini, user atau pelanggan dapat dengan mudah bertransaksi serta mengakses database industri secara lebih cepat, praktis, kapanpun dan di manapun berada.(*)

Sumber: klik di sini
Atau kontak duniaindustri.com whatsapp di 081296668812 (andry)

* Butuh data spesifik atau riset pasar, total ada 162 database, klik di sini
** Butuh competitor intelligence, klik di sini
*** Butuh copywriter specialist, klik di sini
**** Butuh content provider (branding online), klik di sini
***** Butuh jasa medsos campaign, klik di sini


Database Riset Data Spesifik Lainnya: