Rabu, 29 September 2021

Paling Lengkap, 7 Kumpulan Data Riset Industri Kosmetik dan Kecantikan

Duniaindustri.com (September 2021) -- Apakah industri kosmetik tumbuh di tengah pandemi, apakah masih mampu mencetak pertumbuhan positif di tengah pembatasan interaksi sosial akibat Covid-19? Apa yang perlu dilakukan produsen, distributor, dan rantai pasok industri kosmetik? Segmen kosmetik apa yang tumbuh paling tinggi? Begitulah inti pertanyaan yang perlu dijawab terkait riset data industri kosmetik terbaru.



Industri kosmetik telah menikmati pertumbuhan yang luar biasa pesat sebelum pandemi Covid-19. Besarnya konsumen kelas menengah di Indonesia yang didominasi kaum hawa membuat sektor industri kosmetik 'cukup seksi' untuk dilirik sebagian besar pebisnis.

Untuk merekam pertumbuhan, peta persaingan, serta prospek industri kosmetik di Indonesia, duniaindustri.com memiliki sedikitnya tujuh kumpulan data dan riset pasar kosmetik. Simak berikut ulasannya:

  1. Riset Data Potensi Pasar Kosmetik Skincare 2017-2024 (Trend Pertumbuhan Channel Distribusi)
  2. Market Outlook Industri Kosmetik 2014-2024 (Market Growth and Market Segmentation Analysis)
  3. Database Spesifik Direktori 200 Perusahaan Kosmetik (Profil Top 10 Perusahaan Kosmetik Terbesar)
  4. Riset Pasar dan Data Outlook Kosmetik 2014-2020 (Top 10 Perusahaan Kosmetik & Market Analysis)
  5. Riset Pasar dan Data Outlook Kosmetik 2009-2017 (Top 10 Perusahaan Kosmetik di Indonesia)
  6. Riset Pasar dan Analisis Industri Kosmetik (Tren Pertumbuhan dan 5 Merek Paling Laris)
  7. Data Pasar Kosmetik Indonesia (periode empat tahun terakhir)

Berikut outline dan penjelasan detailnya:

1) Riset Data Potensi Pasar Kosmetik Skincare 2017-2024 (Trend Pertumbuhan Channel Distribusi) ini dirilis minggu keempat September 2021 menampilkan kajian data spesifik, riset potensi pasar kosmetik dan kecantikan, database lengkap, market analysis, market outlook, dan market leader database. Riset data ini berisi 59 halaman berukuran 4,3 MB yang dibuat untuk menjadi panduan komprehensif serta referensi bagi investor, korporasi, peneliti, dan berbagai stakeholders secara luas.

Riset Data Potensi Pasar Kosmetik Skincare 2017-2024 (Trend Pertumbuhan Channel Distribusi) ini menjadi salah satu dari 239 kumpulan database spesifik terlengkap yang diproduksi tim Duniaindustri.com, dengan coverage yang cukup luas dari gambaran umum hingga spesifik sehingga dapat menggambarkan dinamika industri yang komprehensif.

Riset data ini dimulai dengan menampilkan dengan menampilkan highlights perekonomian Indonesia, yang terpengaruh pandemi Covid-19 sehingga mengganggu aktivitas industri secara umum. Tantangan perlambatan ekonomi di 2020 menjadi perhatian khusus para pelaku industri, termasuk sektor kosmetik dan kecantikan. (halaman 2 sampai halaman 4)

Kemudian disusul megatrend dunia menuju 2045 dan demografi dunia di halaman 5, highlights demografi Indonesia periode 2010 hingga 2045 di halaman 6. Dilanjutkan dengan rasio jumlah penduduk di Indonesia berdasarkan wilayah periode 2010 dan 2045 pada halaman 7. Serta, skenario pertumbuhan ekonomi Indonesia dengan dua skenario (skenario dasar atau baseline dan skenario tinggi) periode 2016-2045 pada halaman 8 hingga halaman 10.

Masuk ke fokus pembahasan riset, Riset Data Potensi Pasar Kosmetik Skincare 2017-2024 (Trend Pertumbuhan Channel Distribusi) ini membedah 3 fokus utama, yakni 1) trend pertumbuhan nilai pasar industri kosmetik dan kecantikan di Indonesia periode 2017-2024 dengan tiga segmen utama; 2) market analisis trend pertumbuhan nilai pasar kosmetik skincare 2017-2024; dan 3) pertumbuhan 4 channel distribusi kosmetik skincare periode 2017-2024.

Pada fokus pembahasan riset pertama, kajian data industri ini dimulai dari defisini dan sejarah kosmetik dan industri kecantikan. Disusul kemudian profil singkat industri kosmetik dan kecantikan di Indonesia yang menampilkan jumlah perusahaan, trend ekspor, jumlah tenaga kerja langsung dan tidak langsung, serta segmentasi industri.(halaman 12 dan 13)

Disusul kemudian, pertumbuhan size business (market size) secara nilai dari industri kosmetik dan kecantikan di Indonesia pada periode 2017 sampai 2024 forecast pada halaman 14 sampai halaman 18. Pertumbuhan nilai pasar (market size value) pada periode 2017-2024 dianalisis terkait faktor pendorong utama (katalis) serta tantangan dan kendala utama. Sedangkan pertumbuhan nilai pasar (market size value) pada periode 2020-2024F ditampilkan secara terpisah sebagai market outlook untuk acuan para pebisnis.

Tim Duniaindustri.com membagi segmentasi industri kosmetik dan kecantikan menjadi tiga segmen, yakni body care, hair care, dan skin care. Riset data ini menampilkan pertumbuhan dan outlook segmentasi industri kosmetik dan kecantikan pada periode 2017 hingga 2024F yang disuguhkan pada halaman 19 sampai halaman 24.

Beranjak ke pembahasan selanjutnya, pada fokus riset kedua ditampilkan kajian potensi pertumbuhan nilai pasar kosmetik skincare di Indonesia periode 2017-2024. Data tersebut diperkuat dengan trend pertumbuhan 4 channel distribusi yang menyokong pasar kosmetik skincare. Data tersebut ditampilkan pada halaman 25 sampai halaman 39.

Pada halaman 40 sampai halaman 50 ditampilkan data-data dari market leader database yang mengupas strategi pasar dan business insight dari pemimpin pasar di sektor ini. Sedangkan pada halaman 51 sampai halaman 58 ditampilkan profil top 10 perusahaan kosmetik dan kecantikan terbesar dari nilai penjualan 2019 pada halaman 29 sampai halaman 36. Tim Duniaindustri.com terus mengupdate market leader profiling dari riset data sebelumnya yang berbasis 2015 dan 2017, dan dalam riset data ini berbasis 2019.

Riset Data Potensi Pasar Kosmetik Skincare 2017-2024 (Trend Pertumbuhan Channel Distribusi) ini berisi sebanyak 59 halaman dan berukuran 4,3 MB ini berasal dari riset komprehensif tim Duniaindustri.com dengan dukungan data yang berasal dari BPS, asosiasi industri, instansi pemerintah, serta sejumlah perusahaan kosmetik baik di Indonesia maupun dunia. Indeks data industri merupakan fitur terbaru di duniaindustri.com yang menampilkan ratusan data pilihan sesuai kebutuhan users. Per akhir September 2021, terdapat 239 riset data spesifik dari 22 sektor industri. Seluruh data disajikan dalam bentuk pdf sehingga mudah didownload setelah users melakukan proses sesuai prosedur, yakni klik beli (purchase), klik checkout, dan isi form. Duniaindustri.com mengutamakan keabsahan dan validitas sumber data yang disajikan. Terima kasih atas kepercayaan Anda kepada duniaindustri.com.(*) Sumber: klik di sini

2) Market Outlook Industri Kosmetik 2014-2024 (Market Growth and Market Segmentation Analysis) ini dirilis akhir Juni 2020 menampilkan kajian data spesifik, riset spesifik industri kosmetik dan kecantikan, database lengkap, market analysis, market outlook, market trend untuk periode 2014-2024. Riset data ini berisi 44 halaman berukuran 3,18 MB yang dibuat untuk menjadi panduan komprehensif serta referensi bagi investor, korporasi, peneliti, dan berbagai stakeholders secara luas.

Riset ini dimulai dengan menampilkan dengan menampilkan highlights perekonomian Indonesia, yang terpengaruh pandemi Covid-19 sehingga mengganggu aktivitas industri secara umum. Tantangan perlambatan ekonomi di 2020 menjadi perhatian khusus para pelaku industri, termasuk pebisnis kosmetik dan industri kecantikan. Juga, ditampilkan Indeks Kemudahan Berbisnis (Ease of Doing Business Index), tren investasi asing, info perizinan, lisensi, pajak, subsidi, serta peraturan untuk investasi asing, peraturan tentang pengadaan tanah, kepemilikan tanah dan informasi stabilitas politik. (halaman 2 sampai halaman 14)

Kemudian dilanjutkan pada bab selanjutnya, yakni riset data spesifik industri kosmetik dan kecantikan (personal beauty care) pada halaman 15. Kajian data industri ini dimulai dari defisini dan sejarah kosmetik dan industri kecantikan. Disusul kemudian profil singkat industri kosmetik dan kecantikan di Indonesia yang menampilkan jumlah perusahaan, trend ekspor, jumlah tenaga kerja langsung dan tidak langsung, serta segmentasi industri.(halaman 16)

Beralih ke fokus kajian data, ditampilkan pertumbuhan size business (market size) industri kosmetik dan kecantikan di Indonesia pada periode 2009 sampai 2024 forecast pada halaman 17 sampai halaman 24. Pertumbuhan nilai pasar (market size value) pada periode 2009-2019 dianalisis terkait faktor pendorong utama (katalis) serta tantangan dan kendala utama. Sedangkan pertumbuhan nilai pasar (market size value) pada periode 2020-2024F ditampilkan secara terpisah sebagai market outlook untuk acuan para pebisnis.

Kajian data itu dilengkapi dengan analisis segmentasi industri kosmetik dan kecantikan. Tim Duniaindustri.com membagi segmentasi industri kosmetik dan kecantikan menjadi tiga segmen, yakni body care, hair care, dan skin care. Riset data ini menampilkan pertumbuhan dan outlook segmentasi industri kosmetik dan kecantikan pada periode 2017 hingga 2024F yang disuguhkan pada halaman 25 sampai halaman 28.

Beranjak ke pembahasan selanjutnya, ditampilkan profil top 10 perusahaan kosmetik dan kecantikan terbesar dari nilai penjualan 2019 pada halaman 29 sampai halaman 36. Tim Duniaindustri.com terus mengupdate market leader profiling dari riset data sebelumnya yang berbasis 2015 dan 2017, dan dalam riset data ini berbasis 2019.

Trend outlook industri kosmetik dan kecantikan di Indonesia pasca pandemi Covid-19 diulas pada halaman 37 sampai 39 sebagai business insight bagi para pebisnis. Diharapkan dengan business insight yang mumpuni, pebisnis kosmetik dan kecantikan mampu menangkap peluang masa depan, sekaligus mengatasi tantangan yang mungkin timbul.

Sebagai bagian akhir, tim Duniaindustri.com juga menampilkan business insight by exclusive interview dengan salah satu top executive perusahaan kosmetik dan kecantikan dengan pertumbuhan tertinggi. Hasil business insight by exclusive interview ini diharapkan bisa menjadi panduan memahami dinamika dan pergeseran preferensi konsumen kosmetik serta industri kecantikan. Business insight yang ditampilkan pada halaman 40 sampai halaman 43 ini juga diharapkan menjadi benchmark outlook ke depan untuk memperkaya pemetaan pasar secara komprehensif.

Market Outlook Industri Kosmetik 2014-2024 (Market Growth and Market Segmentation Analysis) sebanyak 44 halaman dan berukuran 3,18 MB ini berasal dari riset komprehensif tim Duniaindustri.com dengan dukungan data yang berasal dari BPS, Bank Dunia, asosiasi industri, instansi pemerintah, serta sejumlah perusahaan kosmetik baik di Indonesia maupun dunia. Indeks data industri merupakan fitur terbaru di duniaindustri.com yang menampilkan puluhan data pilihan sesuai kebutuhan users. Seluruh data disajikan dalam bentuk pdf sehingga mudah didownload setelah users melakukan proses sesuai prosedur, yakni klik beli (purchase), klik checkout, dan isi form. Duniaindustri.com mengutamakan keabsahan dan validitas sumber data yang disajikan.(*) Sumber: klik di sini

3) Database Spesifik Direktori 200 Perusahaan Kosmetik (Profil Top 10 Perusahaan Kosmetik Terbesar) ini dirilis minggu terakhir Mei 2020 menampilkan database terlengkap dan direktori perusahaan paling komprehensif terkait informasi spesifik perusahaan-perusahaan kosmetik di Indonesia. Database spesifik direktori ini mencakup lebih dari 2003 perusahaan di industri kosmetik di Indonesia, ditambah dengan profil top 10 perusahaan dengan nilai penjualan terbesar tahun 2018-2019.

Database direktori ini merupakan perwujudan layanan big data duniaindustri.com yang menawarkan nilai lebih (value added) bagi penggunanya (user). Database Spesifik Direktori 200 Perusahaan Kosmetik (Profil Top 10 Perusahaan Kosmetik Terbesar) ini berisi nama perusahaan, alamat lengkap, nomor telpon dan fax, kontak PIC dan telponnya, serta dilengkapi dengan profil produk serta merek perusahaan dan pangsa pasar.

Database Spesifik Direktori 200 Perusahaan Kosmetik (Profil Top 10 Perusahaan Kosmetik Terbesar) ini dimulai dengan pembahasan profil top 10 perusahaan kosmetik dengan nilai penjualan terbesar di Indonesia pada 2018-2019. Profil top 10 itu mencakup nama brand, segmen produk kosmetik, dan nilai penjualan 2019. Data profil top 10 perusahaan kosmetik terbesar itu disajikan di halaman 2 sampai halaman 9.

Disusul kemudian database spesifik direktori 200 perusahaan kosmetik di Indonesia, sebagai acuan pemetaan para pesaing di sektor tersebut. Profil perusahaan-perusahaan kosmetik ditampilkan secara singkat berisi penjelasan nama perusahaan, alamat, nomor telpon dan fax, kontak PIC dan telponnya. Database spesifik direktori ini bisa diperluas dengan cakupan sesuai permintaan user (user demand) dengan metodologi yang diusulkan oleh tim Duniaindustri.com.

Database Spesifik Direktori 200 Perusahaan Kosmetik (Profil Top 10 Perusahaan Kosmetik Terbesar) ini ini terangkum dalam 51 halaman pdf untuk memudahkan proses download, sedangkan versi microsoft word tersedia secara pembayaran offline. Tim duniaindustri.com juga melayani jasa tambahan sebagai pelengkap dari database direktori ini, berupa layanan survei perusahaan, penyebaran kuesioner, observasi perusahaan (company observation), investigasi perusahaan (company investigation), customized database direktori, dan lainnya.

Database Spesifik Direktori 200 Perusahaan Kosmetik (Profil Top 10 Perusahaan Kosmetik Terbesar) ini ini berisi 51 halaman pdf dan berukuran 1,1 MB. Database Direktori Perusahaan ini berasal dari hasil monitoring big data duniaindustri.com, survei terbatas, serta kompilasi data terpercaya, database sejumlah perusahaan kosmetik di Indonesia, dan diolah duniaindustri.com.

Database Spesifik Direktori 200 Perusahaan Kosmetik (Profil Top 10 Perusahaan Kosmetik Terbesar) ini ini diharapkan menjadi acuan yang akurat bagi para marketing, executive perusahaan, business development, pedagang, international trader, export import trader, pemasok bahan baku, investor, board of directors, entrepreneur, researcher, investment bankers, strategic & corporate planners, kreditur perbankan, ataupun bagi perusahaan-perusahaan pemasok barang.

Database Spesifik Direktori 200 Perusahaan Kosmetik (Profil Top 10 Perusahaan Kosmetik Terbesar) ini ini melengkapi kumpulan database direktori perusahaan yang sebelumnya telah disajikan Duniaindustri.com. Keenam kumpulan database direktori itu adalah: 1) Database Direktori 364 Perusahaan Farmasi, Obat, Alat Kesehatan di Indonesia; 2) Database Direktori 845 Perusahaan Kendaraan Bermotor; 3) Database Direktori 935 Perusahaan Elektronik di Indonesia; 4) Database 1.452 Direktori Perusahaan Tekstil dan Garmen; 5) Database 165 Direktori Perusahaan Baja di Indonesia; 6) Database Direktori 203 Perusahaan Makanan Minuman (Profil Produk dan Market Share).

Seluruh data disajikan dalam bentuk pdf sehingga mudah didownload setelah users melakukan proses sesuai prosedur, yakni klik beli (purchase), klik checkout, dan isi form. Duniaindustri.com mengutamakan keabsahan dan validitas sumber data yang disajikan. Seluruh riset data dan kumpulan database direktori disajikan secara lengkap dalam indeks data industri, yang kini menampilkan 183 database spesifik sesuai kebutuhan users.(*) Sumber: klik di sini

3) Riset Pasar dan Data Outlook Kosmetik 2014-2020 (Top 10 Perusahaan Kosmetik & Market Analysis) ini dirilis per November 2018 menampilkan riset independen, data komprehensif, analisis, market trend, dan outlook mengenai proyeksi pertumbuhan industri kosmetik di Indonesia, peta persaingan, highlights dan profil ringkas pemain-pemain di industri ini, hingga analisis pangsa pasar sejumlah produk kosmetik dengan tingkat persaingan paling tinggi.

Riset Pasar dan Data Outlook Kosmetik 2014-2020 (Top 10 Perusahaan Kosmetik & Market Analysis) sebanyak 41 halaman dan berukuran 5,8 MB ini berasal dari riset duniaindustri.com dengan dukungan data yang berasal dari BPS, Bank Dunia, asosiasi industri, instansi pemerintah, serta sejumlah perusahaan kosmetik baik di Indonesia maupun dunia. Indeks data industri merupakan fitur terbaru di duniaindustri.com yang menampilkan puluhan data pilihan sesuai kebutuhan users. Seluruh data disajikan dalam bentuk pdf sehingga mudah didownload setelah users melakukan proses sesuai prosedur, yakni klik beli (purchase), klik checkout, dan isi form. Duniaindustri.com mengutamakan keabsahan dan validitas sumber data yang disajikan.(*) Sumber: klik di sini

5) Riset Pasar dan Data Outlook Kosmetik 2009-2017 (Top 10 Perusahaan Kosmetik di Indonesia) ini dirilis per Oktober 2016 menampilkan riset independen, data, analisis, kajian, dan outlook mengenai proyeksi pertumbuhan industri kosmetik di Indonesia, peta persaingan, highlights dan profil ringkas pemain-pemain di industri ini, hingga analisis pangsa pasar sejumlah produk kosmetik dengan tingkat persaingan paling tinggi.

Riset Pasar dan Data Outlook Kosmetik 2009-2017 (Top 10 Perusahaan Kosmetik di Indonesia) sebanyak 48 halaman ini berasal dari riset duniaindustri.com dengan dukungan data yang berasal dari BPS, Bank Dunia, asosiasi industri, instansi pemerintah, serta sejumlah perusahaan kosmetik baik di Indonesia maupun dunia. Indeks data industri merupakan fitur terbaru di duniaindustri.com yang menampilkan puluhan data pilihan sesuai kebutuhan users. Seluruh data disajikan dalam bentuk pdf sehingga mudah didownload setelah users melakukan proses sesuai prosedur, yakni klik beli (purchase), klik checkout, dan isi form. Duniaindustri.com mengutamakan keabsahan dan validitas sumber data yang disajikan.(*)

6) Riset Pasar dan Analisis Industri Kosmetik (Tren Pertumbuhan dan 5 Merek Paling Laris) ini dirilis per Juni 2016 menampilkan riset independen, data, analisis, kajian, dan outlooksecara komprehensif terkait seluruh informasi mengenai peta persaingan di industri kosmetik di Indonesia, mencakup highlights dan profil ringkas pemain-pemain di industri ini, tren permintaan/kebutuhan (demand) di pasar lokal, hingga analisis pangsa pasar sejumlah produk kosmetik dengan tingkat persaingan paling tinggi.

Riset Pasar dan Analisis Industri Kosmetik (Tren Pertumbuhan dan 5 Merek Paling Laris) sebanyak 45 halaman ini berasal dari riset duniaindustri.com dengan dukungan data yang berasal dari BPS, Bank Dunia, serta sejumlah perusahaan kosmetik di Indonesia. Indeks data industri merupakan fitur terbaru di duniaindustri.com yang menampilkan puluhan data pilihan sesuai kebutuhan users. Seluruh data disajikan dalam bentuk pdf sehingga mudah didownload setelah users melakukan proses sesuai prosedur, yakni klik beli (purchase), klik checkout, dan isi form. Duniaindustri.com mengutamakan keabsahan dan validitas sumber data yang disajikan. Terima kasih.(*)

7) Data Pasar Kosmetik Indonesia (periode empat tahun terakhir) ini menggambarkan tren pertumbuhan pasar kosmetik di Indonesia beserta nilai pasarnya dalam periode empat tahun terakhir. Data ini berasal dari asosiasi industri dan Kementerian Perindustrian yang dikompilasi oleh duniaindustri.com.(*)

RI Kuasai Aset Keuangan Syariah Terbesar Ke-7 di Dunia

Duniaindustri.com (September 2021) – Dengan potensi yang besar, Indonesia menduduki posisi ke-6 terbesar industri halal pada tahun 2020. Selain itu, Indonesia juga menduduki urutan ke-7 total aset keuangan syariah terbesar di dunia, dengan nilai US$ 99 miliar pada tahun 2019.



"Dengan posisi strategis tersebut, Indonesia memiliki potensi yang besar dalam pengembangan ekonomi syariah melalui pemberdayaan kemandirian pesantren, pembangunan industri halal, kerja sama perdagangan produk halal, dan harmonisasi standar dan akreditasi halal global," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam keterangan tertulis, Rabu (29/9).

Oleu sebab itulah pemerintah berkomitmen untuk mendukung perkembangan ekonomi syariah. Sebagai negara penduduk muslim terbesar di dunia, Indonesia memiliki potensi yang besar dalam ekonomi syariah.

Program Pesantrenpreneur menjadi upaya yang dilakukan untuk membangun kemandirian ekonomi pesantren dan peningkatan keterampilan santri. Seorang santri dalam generasi saat ini haruslah memiliki jiwa kewirausahaan, memiliki keterampilan atau skill tertentu yang dibutuhkan masyarakat, pintar dan dapat memanfaatkan peluang, memanfaatkan jaringan untuk berkolaborasi, dan mampu menggunakan teknologi.

"Selain itu, Program Pesantrenpreneur juga diharapkan dapat mendorong tumbuhnya kemandirian ekonomi pondok pesantren dan juga sebagai penggerak ekonomi masyarakat sekitar lingkungan pesantren," ujar Airlangga.

Sebagai institusi yang berasal dari masyarakat dan berada di tengah-tengah masyarakat, keberadaan pesantren selain memberikan pendidikan keislaman, pesantren juga harus menjadi institusi yang dapat memberdayakan masyarakat, terutama di bidang ekonomi.

Pesantrenpreneur dapat memanfaatkan berbagai fasilitas yang ada seperti memasarkan produknya melalui UKM Mart, menawarkan jasa seperti membuka Mini Pom Bensin, serta Pesantren juga dapat menggunakan kelembagaan usaha melalui Koperasi Pondok Pesantren (Kopontren) yang saat ini proses pendiriannya dipermudah sebagaimana diatur dalam UU Cipta Kerja. UU Cipta Kerja diimplementasikan untuk menyerap tenaga kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendorong terjadinya reformasi struktural dan meningkatkan kualitas SDM.

Peningkatan kualitas dan kompetensi santri dapat dilakukan untuk mendorong aktivitas kewirausahaan. Saat ini, rasio kewirausahaan Indonesia masih rendah yakni sebesar 3,47% dari total populasi. Selain itu, wirausahawan Indonesia juga didominasi oleh pelaku usaha di usia 25-34 tahun. Pemuda yang berkualitas tinggi akan memiliki peran penting sebagai game changer sehingga dapat mendorong aktivitas kewirausahaan dan mempercepat penciptaan lapangan kerja.

Pemerintah berkomitmen untuk terus bekerjasama dengan seluruh stakeholder dalam mengembangkan ekosistem syariah berbasis pondok pesantren. Komitmen ini akan membantu dalam mewujudkan ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan.

"Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang besar kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga atas kesempatan yang diberikan. Semoga acara ini dapat menjadi langkah awal untuk menjadikan Pondok Pesantren menjadi pusat penggerak ekonomi kerakyatan," pungkas Airlangga. (*/berbagai sumber/tim redaksi 07/Safarudin/Indra)

Mari Simak Coverage Riset Data Spesifik Duniaindustri.com:

Market database
Manufacturing data
Market research data
Market leader data
Market investigation
Market observation
Market intelligence
Monitoring data
Market Survey/Company Survey
Multisource compilation data
Market domestic data
Market export data
Market impor data
Market directory database
Competitor profilling
Market distribution data
Company database/directory
Mapping competition trend
Profiling competitor strategy
Market data analysist
Historical data
Time series data
Tabulation data
Factory directory database
Market segmentation data
Market entry strategy analysist
Big data processor
Financial Modeling/Feasibility Study
Price trend analysist
Data business intelligence
Customized Direktori Database

* Butuh data spesifik atau riset pasar, total ada 239 database, klik di sini
** Butuh competitor intelligence, klik di sini
*** Butuh copywriter specialist, klik di sini
**** Butuh content provider (branding online), klik di sini
***** Butuh jasa medsos campaign, klik di sini

Database Riset Data Spesifik Lainnya:

  • Butuh data spesifik atau riset pasar, total ada 239 database, klik di sini
  • Butuh 25 Kumpulan Database Otomotif, klik di sini
  • Butuh 18 Kumpulan Riset Data Kelapa Sawit, klik di sini
  • Butuh 15 Kumpulan Data Semen dan Beton, klik di sini
  • Butuh 11 Kumpulan Riset Data Baja, klik di sini
  • Butuh 15 Kumpulan Data Transportasi dan Infrastruktur, klik di sini
  • Butuh 17 Kumpulan Data Makanan dan Minuman, klik di sini
  • Butuh 6 Kumpulan Market Analysis Industri Kimia, klik di sini
  • Butuh 3 Kumpulan Data Persaingan Pasar Kosmetik, klik di sini
  • Butuh competitor intelligence ataupun riset khusus (survei & observasi), klik di sini
  • Butuh copywriter specialist, klik di sini
  • Butuh content provider (online branding), klik di sini
  • Butuh market report dan market research, klik di sini
  • Butuh perusahaan konsultan marketing dan penjualan, klik di sini
  • Butuh menjaring konsumen korporasi dengan fitur customize direktori database perusahaan, klik di sini


Selasa, 28 September 2021

239 Data Riset Per Sektor Industri, Acuan Utama Pelaku Bisnis

Duniaindustri.com (September 2021) -- Geliat iklim bisnis di Indonesia bertambah cepat pasca melandainya pandemi Covid-19. Pemulihan yang ditunjukkan sejumlah indikator utama memicu keyakinan pelaku bisnis bahwa kondisi terburuk telah terlewati.



Geliat bisnis yang makin cepat itu mendorong promosi dan inovasi yang makin gencar, sehingga mampu menstimulus market demand. Tim Duniaindustri.com menilai kuartal IV 2021 akan dijadikan milestone utama pelaku bisnis untuk meraih lompatan pertumbuhan di 2022. Berbagai strategi baru dan inovasi akan diperkaya dengan trend historikal di era Covid-19.

Menyadari hal itu, Duniaindustri.com sebagai salah satu startup big data dan market research terus mendukung geliat iklim bisnis dengan menyajikan digital database terbaru. Hingga akhir September 2021, Duniaindustri.com telah mengoleksi 239 hasil data riset per sektor yang mencakup potensi pertumbuhan pasar, persaingan market leader, peluang channel distribusi, dan brand analysis.

Ke-239 data riset dalam bentuk digital itu diharapkan menjadi preferensi utama pelaku bisnis di negeri ini. Ke-239 data riset itu antara lain:

Riset Data Potensi Pasar Kosmetik Skincare 2017-2024 (Trend Pertumbuhan Channel Distribusi)
Riset Data Pemetaan Pasar 7 Market Leader Petrokimia Hulu (Market Demand Produk Petrokimia Hulu 2015-2030)
Kajian Peluang Pertumbuhan Channel Distribusi Produk Farmasi dan Alat Kesehatan 2019-2024 (Momentum Saat Pandemi Melandai)
Riset Data Pertumbuhan Pasar Vitamin dan Suplemen 2016-2024 (Kompetisi Pasar Brand Vitamin)
Kajian Trend Pertumbuhan Industri Biskuit 2012-2025 (Peta Persaingan Kapasitas 15 Produsen Terbesar)
Data Komprehensif Trend Konsumsi Rumput Laut (Seaweed) 2015-2024 (Database 35 Industri Pengolah)
Data Eksklusif Pertumbuhan Pasar Deterjen 2010-2022 (Trend Bahan Baku dan Profil Market Leader)
Riset Data Spesifik Trend Pasar Industri Oli Pelumas 2014-2024 (Trend Pangsa Pasar & Market Leader)
Riset Data Pertumbuhan Pasar 22 Produk Petrokimia 2015-2025 (Trend Kapasitas Lokal & Market Leader)
Market Outlook Frozen Food 2013-2024 (Pertumbuhan Demand dan Segmentasi Produk)
Database Direktori 635 Perusahaan Minyak Bumi, Gas, Energi, dan Pertambangan (Update 2021)
Data Trend Harga HRC dan CRC Periode 2016-2021 (Komparasi Harga di China dan Indonesia)
Database Direktori 393 Perusahaan Transportasi dan Telekomunikasi di Indonesia
Database Eksportir dan Buyers Asing Tujuan Ekspor Tembakau (Trend Produksi Rokok 2005-2022)
Market Outlook Pertumbuhan Pasar Semen dan Beton 2017-2022 (Trend Pasar Semasa Pandemi Covid-19)
Database Direktori 231 Perusahaan Hotel, Restoran, dan Café di Indonesia
Database Direktori Distributor Bahan Bangunan di Pulau Jawa (Market Outlook Bahan Bangunan 2015-2024)
Database Direktori Distributor Makanan Minuman di Pulau Jawa-Bali (Market Outlook Consumer Goods 2013-2024)
Riset Data Spesifik Industri Sepeda Bicycle 2016-2024 (Market Growth Segmentation & Market Leader Database)
Database Direktori 5.248 Perusahaan Manufaktur, Energi, Infrastruktur, Konstruksi, dan Pertanian di Indonesia
Database Direktori Spesifik 215 Perusahaan Industri di Jawa Timur (Direktori Khusus Per Daerah)
Kajian Pertumbuhan Segmen Pasar Farmasi dan Alat Kesehatan 2016-2024 (Strategi Industri Farmasi 2021)
Market Trend 5 Sektor Penyerap CPO Terbesar 2007-2022 (Database Direktori PIC Perusahaan Pengolah Sawit)

Selengkapnya, lihat di sini (indeks data industri by duniaindustri.com)

Mengurai Potensi Pertumbuhan Pasar Kosmetik Skincare

Duniaindustri.com (September 2021) -- Dengan jumlah populasi penduduk yang besar, Indonesia diyakini menjadi pasar yang gemuk untuk produk kosmetik skincare. Bahkan di era pandemi sekalipun. Tingginya antusiasme kaum muda untuk tampil cantik menjadi salah satu pendorong utama.

Guna membedah potensi pasar kosmetik skincare di Indonesia, tim Duniaindustri.com merilis "Riset Data Potensi Pasar Kosmetik Skincare 2017-2024 (Trend Pertumbuhan Channel Distribusi)". Riset ini dirilis minggu keempat September 2021 menampilkan kajian data spesifik, riset potensi pasar kosmetik dan kecantikan, database lengkap, market analysis, market outlook, dan market leader database. Riset data ini berisi 59 halaman berukuran 4,3 MB yang dibuat untuk menjadi panduan komprehensif serta referensi bagi investor, korporasi, peneliti, dan berbagai stakeholders secara luas.

[caption id="attachment_11182" align="alignnone" width="300"]Riset Data Potensi Pasar Kosmetik Skincare 2017-2024 (Trend Pertumbuhan Channel Distribusi) Riset Data Potensi Pasar Kosmetik Skincare 2017-2024 (Trend Pertumbuhan Channel Distribusi)[/caption]

Riset Data Potensi Pasar Kosmetik Skincare 2017-2024 (Trend Pertumbuhan Channel Distribusi) ini menjadi salah satu dari 239 kumpulan database spesifik terlengkap yang diproduksi tim Duniaindustri.com, dengan coverage yang cukup luas dari gambaran umum hingga spesifik sehingga dapat menggambarkan dinamika industri yang komprehensif.

Riset data ini dimulai dengan menampilkan dengan menampilkan highlights perekonomian Indonesia, yang terpengaruh pandemi Covid-19 sehingga mengganggu aktivitas industri secara umum. Tantangan perlambatan ekonomi di 2020 menjadi perhatian khusus para pelaku industri, termasuk sektor kosmetik dan kecantikan. (halaman 2 sampai halaman 4)

Kemudian disusul megatrend dunia menuju 2045 dan demografi dunia di halaman 5, highlights demografi Indonesia periode 2010 hingga 2045 di halaman 6. Dilanjutkan dengan rasio jumlah penduduk di Indonesia berdasarkan wilayah periode 2010 dan 2045 pada halaman 7. Serta, skenario pertumbuhan ekonomi Indonesia dengan dua skenario (skenario dasar atau baseline dan skenario tinggi) periode 2016-2045 pada halaman 8 hingga halaman 10.

Masuk ke fokus pembahasan riset, Riset Data Potensi Pasar Kosmetik Skincare 2017-2024 (Trend Pertumbuhan Channel Distribusi) ini membedah 3 fokus utama, yakni 1) trend pertumbuhan nilai pasar industri kosmetik dan kecantikan di Indonesia periode 2017-2024 dengan tiga segmen utama; 2) market analisis trend pertumbuhan nilai pasar kosmetik skincare 2017-2024; dan 3) pertumbuhan 4 channel distribusi kosmetik skincare periode 2017-2024.

Pada fokus pembahasan riset pertama, kajian data industri ini dimulai dari defisini dan sejarah kosmetik dan industri kecantikan. Disusul kemudian profil singkat industri kosmetik dan kecantikan di Indonesia yang menampilkan jumlah perusahaan, trend ekspor, jumlah tenaga kerja langsung dan tidak langsung, serta segmentasi industri.(halaman 12 dan 13)

Disusul kemudian, pertumbuhan size business (market size) secara nilai dari industri kosmetik dan kecantikan di Indonesia pada periode 2017 sampai 2024 forecast pada halaman 14 sampai halaman 18. Pertumbuhan nilai pasar (market size value) pada periode 2017-2024 dianalisis terkait faktor pendorong utama (katalis) serta tantangan dan kendala utama. Sedangkan pertumbuhan nilai pasar (market size value) pada periode 2020-2024F ditampilkan secara terpisah sebagai market outlook untuk acuan para pebisnis.

Tim Duniaindustri.com membagi segmentasi industri kosmetik dan kecantikan menjadi tiga segmen, yakni body care, hair care, dan skin care. Riset data ini menampilkan pertumbuhan dan outlook segmentasi industri kosmetik dan kecantikan pada periode 2017 hingga 2024F yang disuguhkan pada halaman 19 sampai halaman 24.

Beranjak ke pembahasan selanjutnya, pada fokus riset kedua ditampilkan kajian potensi pertumbuhan nilai pasar kosmetik skincare di Indonesia periode 2017-2024. Data tersebut diperkuat dengan trend pertumbuhan 4 channel distribusi yang menyokong pasar kosmetik skincare. Data tersebut ditampilkan pada halaman 25 sampai halaman 39.

Pada halaman 40 sampai halaman 50 ditampilkan data-data dari market leader database yang mengupas strategi pasar dan business insight dari pemimpin pasar di sektor ini. Sedangkan pada halaman 51 sampai halaman 58 ditampilkan profil top 10 perusahaan kosmetik dan kecantikan terbesar dari nilai penjualan 2019 pada halaman 29 sampai halaman 36. Tim Duniaindustri.com terus mengupdate market leader profiling dari riset data sebelumnya yang berbasis 2015 dan 2017, dan dalam riset data ini berbasis 2019.

Riset Data Potensi Pasar Kosmetik Skincare 2017-2024 (Trend Pertumbuhan Channel Distribusi) ini berisi sebanyak 59 halaman dan berukuran 4,3 MB ini berasal dari riset komprehensif tim Duniaindustri.com dengan dukungan data yang berasal dari BPS, asosiasi industri, instansi pemerintah, serta sejumlah perusahaan kosmetik baik di Indonesia maupun dunia. Indeks data industri merupakan fitur terbaru di duniaindustri.com yang menampilkan ratusan data pilihan sesuai kebutuhan users. Per akhir September 2021, terdapat 239 riset data spesifik dari 22 sektor industri. Seluruh data disajikan dalam bentuk pdf sehingga mudah didownload setelah users melakukan proses sesuai prosedur, yakni klik beli (purchase), klik checkout, dan isi form. Duniaindustri.com mengutamakan keabsahan dan validitas sumber data yang disajikan. Terima kasih atas kepercayaan Anda kepada duniaindustri.com.(*)

Info lebih lanjut, klik di sini

Mari Simak Coverage Riset Data Spesifik Duniaindustri.com:

Market database
Manufacturing data
Market research data
Market leader data
Market investigation
Market observation
Market intelligence
Monitoring data
Market Survey/Company Survey
Multisource compilation data
Market domestic data
Market export data
Market impor data
Market directory database
Competitor profilling
Market distribution data
Company database/directory
Mapping competition trend
Profiling competitor strategy
Market data analysist
Historical data
Time series data
Tabulation data
Factory directory database
Market segmentation data
Market entry strategy analysist
Big data processor
Financial Modeling/Feasibility Study
Price trend analysist
Data business intelligence
Customized Direktori Database

* Butuh data spesifik atau riset pasar, total ada 239 database, klik di sini
** Butuh competitor intelligence, klik di sini
*** Butuh copywriter specialist, klik di sini
**** Butuh content provider (branding online), klik di sini
***** Butuh jasa medsos campaign, klik di sini

Database Riset Data Spesifik Lainnya:

  • Butuh data spesifik atau riset pasar, total ada 239 database, klik di sini
  • Butuh 25 Kumpulan Database Otomotif, klik di sini
  • Butuh 18 Kumpulan Riset Data Kelapa Sawit, klik di sini
  • Butuh 15 Kumpulan Data Semen dan Beton, klik di sini
  • Butuh 11 Kumpulan Riset Data Baja, klik di sini
  • Butuh 15 Kumpulan Data Transportasi dan Infrastruktur, klik di sini
  • Butuh 17 Kumpulan Data Makanan dan Minuman, klik di sini
  • Butuh 6 Kumpulan Market Analysis Industri Kimia, klik di sini
  • Butuh 3 Kumpulan Data Persaingan Pasar Kosmetik, klik di sini
  • Butuh competitor intelligence ataupun riset khusus (survei & observasi), klik di sini
  • Butuh copywriter specialist, klik di sini
  • Butuh content provider (online branding), klik di sini
  • Butuh market report dan market research, klik di sini
  • Butuh perusahaan konsultan marketing dan penjualan, klik di sini
  • Butuh menjaring konsumen korporasi dengan fitur customize direktori database perusahaan, klik di sini


Riset Data Potensi Pasar Kosmetik Skincare 2017-2024 (Trend Pertumbuhan Channel Distribusi)

Riset Data Potensi Pasar Kosmetik Skincare 2017-2024 (Trend Pertumbuhan Channel Distribusi) ini dirilis minggu keempat September 2021 menampilkan kajian data spesifik, riset potensi pasar kosmetik dan kecantikan, database lengkap, market analysis, market outlook, dan market leader database. Riset data ini berisi 59 halaman berukuran 4,3 MB yang dibuat untuk menjadi panduan komprehensif serta referensi bagi investor, korporasi, peneliti, dan berbagai stakeholders secara luas.



Riset Data Potensi Pasar Kosmetik Skincare 2017-2024 (Trend Pertumbuhan Channel Distribusi) ini menjadi salah satu dari 239 kumpulan database spesifik terlengkap yang diproduksi tim Duniaindustri.com, dengan coverage yang cukup luas dari gambaran umum hingga spesifik sehingga dapat menggambarkan dinamika industri yang komprehensif.

Riset data ini dimulai dengan menampilkan dengan menampilkan highlights perekonomian Indonesia, yang terpengaruh pandemi Covid-19 sehingga mengganggu aktivitas industri secara umum. Tantangan perlambatan ekonomi di 2020 menjadi perhatian khusus para pelaku industri, termasuk sektor kosmetik dan kecantikan. (halaman 2 sampai halaman 4)

Kemudian disusul megatrend dunia menuju 2045 dan demografi dunia di halaman 5, highlights demografi Indonesia periode 2010 hingga 2045 di halaman 6. Dilanjutkan dengan rasio jumlah penduduk di Indonesia berdasarkan wilayah periode 2010 dan 2045 pada halaman 7. Serta, skenario pertumbuhan ekonomi Indonesia dengan dua skenario (skenario dasar atau baseline dan skenario tinggi) periode 2016-2045 pada halaman 8 hingga halaman 10.

Masuk ke fokus pembahasan riset, Riset Data Potensi Pasar Kosmetik Skincare 2017-2024 (Trend Pertumbuhan Channel Distribusi) ini membedah 3 fokus utama, yakni 1) trend pertumbuhan nilai pasar industri kosmetik dan kecantikan di Indonesia periode 2017-2024 dengan tiga segmen utama; 2) market analisis trend pertumbuhan nilai pasar kosmetik skincare 2017-2024; dan 3) pertumbuhan 4 channel distribusi kosmetik skincare periode 2017-2024.

Pada fokus pembahasan riset pertama, kajian data industri ini dimulai dari defisini dan sejarah kosmetik dan industri kecantikan. Disusul kemudian profil singkat industri kosmetik dan kecantikan di Indonesia yang menampilkan jumlah perusahaan, trend ekspor, jumlah tenaga kerja langsung dan tidak langsung, serta segmentasi industri.(halaman 12 dan 13)

Disusul kemudian, pertumbuhan size business (market size) secara nilai dari industri kosmetik dan kecantikan di Indonesia pada periode 2017 sampai 2024 forecast pada halaman 14 sampai halaman 18. Pertumbuhan nilai pasar (market size value) pada periode 2017-2024 dianalisis terkait faktor pendorong utama (katalis) serta tantangan dan kendala utama. Sedangkan pertumbuhan nilai pasar (market size value) pada periode 2020-2024F ditampilkan secara terpisah sebagai market outlook untuk acuan para pebisnis.

Tim Duniaindustri.com membagi segmentasi industri kosmetik dan kecantikan menjadi tiga segmen, yakni body care, hair care, dan skin care. Riset data ini menampilkan pertumbuhan dan outlook segmentasi industri kosmetik dan kecantikan pada periode 2017 hingga 2024F yang disuguhkan pada halaman 19 sampai halaman 24.

Beranjak ke pembahasan selanjutnya, pada fokus riset kedua ditampilkan kajian potensi pertumbuhan nilai pasar kosmetik skincare di Indonesia periode 2017-2024. Data tersebut diperkuat dengan trend pertumbuhan 4 channel distribusi yang menyokong pasar kosmetik skincare. Data tersebut ditampilkan pada halaman 25 sampai halaman 39.

Pada halaman 40 sampai halaman 50 ditampilkan data-data dari market leader database yang mengupas strategi pasar dan business insight dari pemimpin pasar di sektor ini. Sedangkan pada halaman 51 sampai halaman 58 ditampilkan profil top 10 perusahaan kosmetik dan kecantikan terbesar dari nilai penjualan 2019 pada halaman 29 sampai halaman 36. Tim Duniaindustri.com terus mengupdate market leader profiling dari riset data sebelumnya yang berbasis 2015 dan 2017, dan dalam riset data ini berbasis 2019.

Riset Data Potensi Pasar Kosmetik Skincare 2017-2024 (Trend Pertumbuhan Channel Distribusi) ini berisi sebanyak 59 halaman dan berukuran 4,3 MB ini berasal dari riset komprehensif tim Duniaindustri.com dengan dukungan data yang berasal dari BPS, asosiasi industri, instansi pemerintah, serta sejumlah perusahaan kosmetik baik di Indonesia maupun dunia. Indeks data industri merupakan fitur terbaru di duniaindustri.com yang menampilkan ratusan data pilihan sesuai kebutuhan users. Per akhir September 2021, terdapat 239 riset data spesifik dari 22 sektor industri. Seluruh data disajikan dalam bentuk pdf sehingga mudah didownload setelah users melakukan proses sesuai prosedur, yakni klik beli (purchase), klik checkout, dan isi form. Duniaindustri.com mengutamakan keabsahan dan validitas sumber data yang disajikan. Terima kasih atas kepercayaan Anda kepada duniaindustri.com.(*)

Sumber: klik di sini

Minggu, 26 September 2021

1.272 Produk Elektronik dan Telekomunikasi Mengandung Local Content

Duniaindustri.com (September 2021) – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus berupaya untuk meningkatkan utilisasi dan pertumbuhan industri dalam negeri, yang sejalan dengan kebijakan substitusi impor. Salah satu produk yang didorong untuk tumbuh di dalam negeri adalah produk teknologi informasi dan komunikasi (TIK), termasuk di dalamnya produk elektronik dan telekomunikasi.



Menurut data Kemenperin, saat ini sebanyak 581 produk peralatan elektronika di Indonesia telah bersertifikat TKDN. Dari jumlah tersebut, produk dengan nilai capaian TKDN kurang dari 25% berjumlah 134 produk, TKDN 25%-40% sebanyak 240 produk, dan TKDN lebih dari 40% sekitar 207 produk. Sedangkan, sertifikasi terhadap peralatan telekomunikasi mencapai 691 produk, dengan capaian TKDN di bawah 25% berjumlah 24 produk, TKDN 25%-40% sebanyak 655 produk, dan TKDN lebih dari 40% sekitar 12 produk.

Untuk produk-produk bersertifikasi dengan nilai TKDN lebih dari 25% periode 2018-2021, berjumlah 13.973 produk. Dari total tersebut, sebanyak 447 di antaranya berasal dari peralatan elektonika, dan peralatan telekomunikasi sebanyak 667 produk.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, melalui APBN 2021, pemerintah serius mendukung pengembangan TIK sebagai salah satu backbone (tulang punggung) pertahanan bangsa, terutama dalam menghadapi pandemi Covid-19. “Demand dari perekonomian digital di Indonesia jelas akan sangat tinggi, dan pandemi ini akan mengakselerasi adopsi digital baik dari konsumen maupun produsen,” tuturnya dalam keterangan tertulis.

Menperin mengemukakan, saat ini terjadi penurunan substitusi impor pada industri elektronik dari Rp231 triliun pada 2019 menjadi Rp228 triliun tahun 2020. Meski begitu, pemerintah optimistis langkah yang ditempuh untuk melaksanakan program tentang pengoptimalan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) dapat melindungi industri di tanah air dan menekan produk impor.

“Apabila sektor industri tetap beroperasi, tentu saja akan memberikan multiplier effect yang luas bagi perekonomian nasional. Sebab, dengan memenuhi kebutuhan masyarakat, juga dapat meningkatkan penyerapan tenaga kerja,” ungkapnya.

Karena itu, Kemenperin proaktif mendorong produk TIK dapat lebih banyak diproduksi oleh industri nasional. Langkah ini sesuai upaya pemerintah untuk menjalankan kebijakan substitusi impor dan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN).“Produk TIK ini sangat penting untuk bisa diproduksi dalam negeri, seperti komputer tablet, laptop, desktop, router, printer, dan speaker,” ujar Agus.

Menperin menegaskan, berbagai upaya strategis telah dilaksanakan dalam peningkatan kualitas dan kapasitas produksi bagi industri TIK. Misalnya, optimalisasi P3DN terutama untuk pengadaan barang dan jasa pemerintah sehingga menciptakan kepastian pasar produk dalam negeri.

Selain itu, penyusunan dan penerapan SNI (termasuk SNI Wajib) untuk produk TIK, di antaranya melalui penerapan regulasi TKDN terhadap produk ponsel pintar, yang tertuang dalam Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 29 Tahun 2017 tentang Ketentuan dan Tata Cara Penghitungan Nilai TKDN Produk Telepon Seluler, Komputer Genggam, dan Komputer Tablet. “Penerapan TKDN elektronika sejalan dengan target pemerintah untuk mencapai substitusi impor hingga 35 % pada akhir 2022,” imbuhnya.

Menperin menambahkan, dalam upaya pengoptimalan TKDN pada produk TIK, telah dirancang tata cara penghitungan TKDN produk elektronika yang diatur dalam Permenperin No. 22 Tahun 2020 tentang Ketentuan dan Tata Cara Penghitungan Nilai TKDN Produk Elektronika dan Telematika. “Mengikuti perkembangan industri dalam negeri, saat ini sedang difinalkan Permenperin khusus yang akan mengatur tata cara perhitungan TKDN untuk produk laptop,” ungkapnya.

Penyusunan Permenperin tersebut adalah upaya Kemenperin dalam meningkatkan investasi dan tenaga kerja serta mendukung program bangga buatan Indonesia. “TKDN laptop ini akan mengapresiasi adanya kepemilikan merek dalam negeri yang diharapkan bisa menjadi identitas nasional atau national branding secara global,” tandasnya.

Wajib Dibeli

Menperin  menegaskan,  produk  yang  memiliki  nilai  penjumlahan  TKDN  dan  Bobot Manfaat  Perusahaan  (BMP)  di  atas  40% telah  memiliki  syarat  untuk  wajib  dibeli, khususnya dalam pengadaan barang dan jasa oleh pemerintah, BUMN, BUMD maupun swasta yang menggunakan APBN/APBD atau mengusahakan sumber daya yang dikuasai negara.

“Contohnya, untuk notebook  terdapat  14  produk  dalam  negeri  yang  memiliki sertifikat  TKDN. Diproduksi  oleh  enam  produsen  di  tanah  air,  dan  delapan  produk  di antaranya telah memiliki nilai penjumlahan TKDN dan BMP di atas 40%,” tuturnya.

Selain itu, sudah terdapat 23 produk dalam negeri untuk komputer tablet yang memiliki sertifikat TKDN, yang diproduksi oleh 10 produsen lokal. Berikutnya, untuk router, sudah terdapat 9 produk dalam  negeri yang memiliki sertifikat TKDN, diproduksi oleh lima produsen nasional, dan satu di antaranya memiliki nilai penjumlahan TKDN dan BMP di atas 40%.Ada pula desktop PC yang saat ini terdapat dua produk dalam negeri yang memiliki sertifikat TKDN, yang diproduksi oleh satu produsen lokal.

“Tahun  ini  kami  juga memfasilitasi sertifikasi TKDN secara gratis untuk 9.000 produk, dengan minimal TKDN 25%. Satu perusahaan bisa difasilitasi hingga delapan sertifikasi TKDN,” ungkap Agus. Sebagai tambahan, satu sertifikat yang difasilitasi bisa memuat produk yang jenis, bahan baku dan proses produksi yang sama meski dimensi yang berbeda.Langkah ini diharapkan bisa dimanfaatkan oleh kalangan industri sebaik mungkin.

Penerapan sertifikasi TKDN memiliki keuntungan tersendiri. Produk bersertifikat TKDN dapat digunakan pada proses pengadaan pemerintah.Produk dengan nilai TKDN lebih besar atau sama dengan 25%, akan diberikan preferensi harga produk dalam negeri paling tinggi 25 %.

Untuk proses sertifikasi TKDN, Kemenperin melalui Permenperin No 57 Tahun 2006 telah menunjuk PT. Surveyor Indonesia (PTSI) dan PT. Superintending Company of Indonesia (Sucofindo) untuk melakukan verifikasi atas kebenaran capaian TKDN tersebut.

“Dari sisi devisa negara, peningkatan produk bersertifikat TKDN dapat menghemat devisa negara karena mengurangi ketergantungan terhadap produk impor. Selain itu juga untuk mendorong perkembangan industri ke seluruh wilayah Indonesia dengan menjaga keseimbangan kemajuan dan kesatuan ekonomi nasional,” paparnya.

TKDN Laptop

Sementara itu, Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin, Taufiek Bawazier menyampaikan, pihaknya terus melihat potensi penerapan TKDN di sektor binaannya. Saat ini, pada peralatan telekomunikasi misalnya, yang perlu dioptimalkan kandungan lokalnya seperti produk router dan perangkat lain berteknologi 4G.

“Potensi penerapan TKDN untuk menumbuhkan industri dalam negeri juga dapat digunakan pada produk lain, seperti komputer, notebook, smart card, kabel serat optik, panel surya, alat penerangan, televisi digital, hingga internet of things (IoT) sebagai pendukung teknologi industri 4.0,” sebutnya.

Salah satu yang sedang menjadi fokus adalah penerapan TKDN TV digital yang didukung adanya Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 4 Tahun 2019 tentang Persyaratan Teknis Alat dan/atau Perangkat Telekomunikasi untuk Keperluan Penyelenggaraan Televisi Siaran dan Radio Siaran.

“Direktorat Industri Elektronika dan Telematika bersama PT. Surveyor Indonesia telah melakukan pre-assessment penghitungan nilai TKDN TV Digital ukuran 32 inch. Beberapa komponen yang sudah dapat diproduksi oleh industri di dalam negeri antara lain frame, kemasan, konektor atau kabel, dan speaker,” papar Taufiek. Optimalisasi TKDN akan meningkatkan produksi dalam negeri dan mampu menjadi substitusi impor. (*/berbagai sumber/tim redaksi 07/Safarudin/Indra)

Mari Simak Coverage Riset Data Spesifik Duniaindustri.com:

Market database
Manufacturing data
Market research data
Market leader data
Market investigation
Market observation
Market intelligence
Monitoring data
Market Survey/Company Survey
Multisource compilation data
Market domestic data
Market export data
Market impor data
Market directory database
Competitor profilling
Market distribution data
Company database/directory
Mapping competition trend
Profiling competitor strategy
Market data analysist
Historical data
Time series data
Tabulation data
Factory directory database
Market segmentation data
Market entry strategy analysist
Big data processor
Financial Modeling/Feasibility Study
Price trend analysist
Data business intelligence
Customized Direktori Database

* Butuh data spesifik atau riset pasar, total ada 238 database, klik di sini
** Butuh competitor intelligence, klik di sini
*** Butuh copywriter specialist, klik di sini
**** Butuh content provider (branding online), klik di sini
***** Butuh jasa medsos campaign, klik di sini

Database Riset Data Spesifik Lainnya:

  • Butuh data spesifik atau riset pasar, total ada 238 database, klik di sini
  • Butuh 25 Kumpulan Database Otomotif, klik di sini
  • Butuh 18 Kumpulan Riset Data Kelapa Sawit, klik di sini
  • Butuh 15 Kumpulan Data Semen dan Beton, klik di sini
  • Butuh 11 Kumpulan Riset Data Baja, klik di sini
  • Butuh 15 Kumpulan Data Transportasi dan Infrastruktur, klik di sini
  • Butuh 17 Kumpulan Data Makanan dan Minuman, klik di sini
  • Butuh 6 Kumpulan Market Analysis Industri Kimia, klik di sini
  • Butuh 3 Kumpulan Data Persaingan Pasar Kosmetik, klik di sini
  • Butuh competitor intelligence ataupun riset khusus (survei & observasi), klik di sini
  • Butuh copywriter specialist, klik di sini
  • Butuh content provider (online branding), klik di sini
  • Butuh market report dan market research, klik di sini
  • Butuh perusahaan konsultan marketing dan penjualan, klik di sini
  • Butuh menjaring konsumen korporasi dengan fitur customize direktori database perusahaan, klik di sini


Rabu, 22 September 2021

Jelajahi Festival Data Oktober untuk Pertumbuhan Bisnis di 2022

Duniaindustri.com (September 2021) – Selangkah lagi memasuki kuartal IV 2021, kebutuhan data riset dan market research diyakini meningkat untuk mengadopsi kebutuhan proyeksi bisnis 2022. Atas dasar itu, Duniaindustri.com sebagai salah satu startup big data dan market research mengadakan “Festival Data Oktober” guna pertumbuhan bisnis di 2022.



Festival Data Oktober merupakan momen khusus selama bulan Oktober 2021 dengan mengedepankan promo menarik bagi user, antara lain paket diskon 20%-25%. Jelajahi kumpulan data riset terupdate dari startup big data Duniaindustri.com.

Hingga saat ini, Duniaindustri.com telah mengoleksi 238 data riset di 22 sektor industri. Jumlah tersebut terus bertambah sesuai dengan kebutuhan riil. Diharapkan Festival Data Oktober dapat menjadi referensi bisnis dan benchmark persaingan pasar yang sesuai kebutuhan user secara spesifik.

Mulai akhir 2019, tim Duniaindustri.com memperluas cakupan metodologi dan teknik pengumpulan, penelusuran, dan pengolahan data, analisis, kajian independen, serta riset data spesifik dengan 12 komponen utama, yakni:

1. Survei lapangan
2. Kuesioner
3. Market comprehensive database (regulatory source)
4. Market intelligence database (leading player data)
5. Historical database
6. Factory observation
7. Market investigation
8. Time frame monitoring data
9. Probability and sensitivity market forecast
10. Third party data compilation (networking database)
11. Literature colaboration
12. Big data processor

Saat ini duniaindustri.com menghimpun lebih dari 1.000 ukm dan lebih dari 10.000 basis user baik secara perorangan maupun perusahaan, serta industrial agent dari 10 negara di dunia, seperti Korea Selatan, Jepang, Eropa, Dubai.

Indeks Data Industri yang bisa didownload: (238 Database Spesifik per September 2021)

Riset Data Pemetaan Pasar 7 Market Leader Petrokimia Hulu (Market Demand Produk Petrokimia Hulu 2015-2030)
Kajian Peluang Pertumbuhan Channel Distribusi Produk Farmasi dan Alat Kesehatan 2019-2024 (Momentum Saat Pandemi Melandai)
Riset Data Pertumbuhan Pasar Vitamin dan Suplemen 2016-2024 (Kompetisi Pasar Brand Vitamin)
Kajian Trend Pertumbuhan Industri Biskuit 2012-2025 (Peta Persaingan Kapasitas 15 Produsen Terbesar)
Data Komprehensif Trend Konsumsi Rumput Laut (Seaweed) 2015-2024 (Database 35 Industri Pengolah)
Data Eksklusif Pertumbuhan Pasar Deterjen 2010-2022 (Trend Bahan Baku dan Profil Market Leader)
Riset Data Spesifik Trend Pasar Industri Oli Pelumas 2014-2024 (Trend Pangsa Pasar & Market Leader)
Riset Data Pertumbuhan Pasar 22 Produk Petrokimia 2015-2025 (Trend Kapasitas Lokal & Market Leader)
Market Outlook Frozen Food 2013-2024 (Pertumbuhan Demand dan Segmentasi Produk)
Database Direktori 635 Perusahaan Minyak Bumi, Gas, Energi, dan Pertambangan (Update 2021)
Data Trend Harga HRC dan CRC Periode 2016-2021 (Komparasi Harga di China dan Indonesia)
Database Direktori 393 Perusahaan Transportasi dan Telekomunikasi di Indonesia
Database Eksportir dan Buyers Asing Tujuan Ekspor Tembakau (Trend Produksi Rokok 2005-2022)
Market Outlook Pertumbuhan Pasar Semen dan Beton 2017-2022 (Trend Pasar Semasa Pandemi Covid-19)
Database Direktori 231 Perusahaan Hotel, Restoran, dan Café di Indonesia
Database Direktori Distributor Bahan Bangunan di Pulau Jawa (Market Outlook Bahan Bangunan 2015-2024)
Database Direktori Distributor Makanan Minuman di Pulau Jawa-Bali (Market Outlook Consumer Goods 2013-2024)
Riset Data Spesifik Industri Sepeda Bicycle 2016-2024 (Market Growth Segmentation & Market Leader Database)
Database Direktori 5.248 Perusahaan Manufaktur, Energi, Infrastruktur, Konstruksi, dan Pertanian di Indonesia
Database Direktori Spesifik 215 Perusahaan Industri di Jawa Timur (Direktori Khusus Per Daerah)
Kajian Pertumbuhan Segmen Pasar Farmasi dan Alat Kesehatan 2016-2024 (Strategi Industri Farmasi 2021)
Market Trend 5 Sektor Penyerap CPO Terbesar 2007-2022 (Database Direktori PIC Perusahaan Pengolah Sawit)
Data Riset Pangsa Pasar Baja Canai Panas atau HRC 2010-2024 (Market Growth Industri Baja)
Database Direktori 641 Perusahaan Telekomunikasi, Informasi Teknologi, serta Komputer dan Peralatannya
Riset Data Spesifik Bahan Material Bangunan 2015-2024 (Tren Pertumbuhan Pasar Pasca Covid-19)
Database Direktori 1.001 Perusahaan Tanaman, Peternakan, Perikanan, Kehutanan, dan Industri Kayu
Market Demand Trend CPO 2007-2022 (Database Eksportir dan Buyers Asing Tujuan Ekspor)
Outlook 2021, Riset Data 5 Sektor Paling Prospektif
Database Direktori 2.795 Perusahaan Energi, Infrastruktur, Konstruksi, dan Industri di Indonesia
Data Riset Tren Produksi Komoditas Kopi dan Teh 2008-2022 (Database Buyers Asing Tujuan Ekspor)
Database Direktori 601 Perusahaan Energi, Batubara, Minyak Bumi, dan Pertambangan
Market Outlook Biodiesel 2010-2022 (Trend Produksi dan Kapasitas 38 Produsen Terbesar)
Database Direktori 391 Perusahaan Infrastruktur Pelabuhan, Bandara, Jalan Tol, dan Transportasi
Riset Data Peluang Pasar Makanan Korea 'Kimchi' (Market Share Top 10 Player dan Brand Profile)
Data Eksklusif Pangsa Pasar Produsen Tekstil, Garmen, Fashion (Market Share Serat hingga Garment)
Data Eksklusif Market Growth Industri Tekstil, Garmen, Fashion 2013-2025 (Pangsa Pasar Market Leader Industri Hulu-Hilir)
Database Direktori 448 Perusahaan Bank dan Lembaga Pembiayaan
Market Demand Forecast Sepeda Motor (Bedah Pasar 144 Tipe dan Varian Motor 2010-2025)
Riset Brand Competition Market Leader Rokok 2005-2022 (Trend Produksi dan Konsumsi Rokok)
Direktori Database 460 Perusahaan Investasi dan Reksadana
Market Outlook Consumer Goods di Indonesia 2013-2024 (Market Growth and Channel Distribution Trend)
Riset Data Industri Bumbu Penyedap 2017-2020 (Market Analysis Dua Pasar Ekspor Paling Prospektif)
Market Demand Analysis Obat Generik 2016-2027 (Kajian Pasar Pra dan Pasca Covid-19)
Riset Data Spesifik Industri Frozen Food 2013-2024 (Market Share Top 10 Player Frozen Food Bakso dan Brand Profile)
Database Direktori 418 Perusahaan Konstruksi di Indonesia
Database Direktori Spesifik 202 Perusahaan Rokok di Indonesia (Update 2020)
Market Outlook Industri Tinta Cetak (Printing Ink) 2008-2024 (Market Demand Forecast)
Database Direktori Spesifik 450 Perusahaan Kimia, Petrokimia, dan Plastik (Update 2020)
Riset Data Industri Bumbu dan Bahan Tambahan Pangan 2017-2019 (Market Share Top 5 Player di 4 Kategori)

Senin, 20 September 2021

10 Kumpulan Data Riset Industri Petrokimia di Indonesia

Duniaindustri.com (September 2021) -- Peran strategis industri petrokimia terletak pada added value yang tinggi di sektor hilir. Namun, fakta di lapangan masih menunjukkan dominasi produk impor yang cukup signifikan.



Padahal seperti industri baja, industri petrokimia juga merupakan induk industri hilir seperti plastik, kemasan fleksibel, tinta, peralatan, dan penunjang industri elektronik serta otomotif. Menyadari hal itu, tim Duniaindustri.com memiliki 10 kumpulan data spesifik industri petrokimia, kimia, dan sejumlah turunannya. Mari kita simak ulasannya, berikut ini:

1) Riset Data Pemetaan Pasar 7 Market Leader Petrokimia Hulu (Market Demand Produk Petrokimia Hulu 2015-2030)
2) Riset Data Pertumbuhan Pasar 22 Produk Petrokimia 2015-2025 (Trend Kapasitas Lokal & Market Leader)
3) Market Outlook Industri Tinta Cetak (Printing Ink) 2008-2024 (Market Demand Forecast)
4) Database Direktori Spesifik 450 Perusahaan Kimia, Petrokimia, dan Plastik (Update 2020)
5) Riset Eksklusif Industri Tinta Cetak (Printing Ink) 2008-2020 (Market Size and Demand Forecast)
6) Riset Pasar dan Tren Harga Petrokimia 2009-2021 (Market Leader di Indonesia)
7) Riset Eksklusif Industri Kemasan Plastik (Tren Pertumbuhan dan Analisis Cukai)
8) Data dan Outlook Industri Petrokimia 2009-2016
9) Data dan Analisis Industri Oli Pelumas 2007-2016
10) Data Industri Petrokimia, Kimia Dasar, dan Logam Dasar

Mari kita lihat detailnya:

1) Riset Data Pemetaan Pasar 7 Market Leader Petrokimia Hulu (Market Demand Produk Petrokimia Hulu 2015-2030) ini dirilis minggu ketiga September 2021 menampilkan outlook tren pasar, data pertumbuhan pasar (volume market size/size business), market leader database, database spesifik, dan riset independen. Disajikan dalam tabel, grafis, dan tabulasi data yang menarik, Riset Data Pemetaan Pasar 7 Market Leader Petrokimia Hulu (Market Demand Produk Petrokimia Hulu 2015-2030) berjumlah 81 halaman dan berukuran 7,55 MB ini diharapkan menjadi acuan pertumbuhan bisnis pemain petrokimia hulu-hilir serta stakeholders terkait lainnya.

Riset Data Pemetaan Pasar 7 Market Leader Petrokimia Hulu (Market Demand Produk Petrokimia Hulu 2015-2030) ini menjadi salah satu dari 238 kumpulan database spesifik terlengkap yang diproduksi tim Duniaindustri.com, dengan coverage yang cukup luas dari gambaran umum hingga spesifik sehingga dapat menggambarkan dinamika industri yang komprehensif.

Riset data ini dimulai dengan menampilkan dengan menampilkan highlights perekonomian Indonesia, yang terpengaruh pandemi Covid-19 sehingga mengganggu aktivitas industri secara umum. Tantangan perlambatan ekonomi di 2020 menjadi perhatian khusus para pelaku industri, termasuk sektor petrokimia dan end user produk petrokimia. (halaman 2 sampai halaman 4)

Kemudian disusul megatrend dunia menuju 2045 dan demografi dunia di halaman 5, highlights demografi Indonesia periode 2010 hingga 2045 di halaman 6. Dilanjutkan dengan rasio jumlah penduduk di Indonesia berdasarkan wilayah periode 2010 dan 2045 pada halaman 7. Serta, skenario pertumbuhan ekonomi Indonesia dengan dua skenario (skenario dasar atau baseline dan skenario tinggi) periode 2016-2045 pada halaman 8 hingga halaman 10.

Beralih ke fokus pembahasan, pada halaman 11 ditampilkan fokus Riset Data Pertumbuhan Pasar 22 Produk Petrokimia 2015-2025 (Trend Kapasitas Lokal & Market Leader) dilengkapi metodologinya, serta executive summary di halaman 12. Secara umum, fokus riset data ini antara lain mencakup 1) riset data pemetaan pasar 7 market leader petrokimia hulu, 2) market leader database dan rencana ekspansi, serta 3) outlook market demand produk petrokimia hulu 2015-2030.

Dalam fokus pembahasan 1, tim duniaindustri.com mencoba memetakan pasar produk petrokimia hulu, neraca ekspor-impor, serta kapasitas produksi perusahaan lokal. Dari hasil pemetaan itu diperoleh, 15 produk petrokimia hulu masih mengandalkan produk impor secara signifikan. Hal ini tentu menjadi peluang pasar bagi market leader lokal dan perusahaan sejenis untuk menjajaki peluang investasi.
Pembahasan dan analisis riset data pemetaan pasar 7 market leader petrokimia hulu dilakukan secara komprehensif, dan disajikan pada halaman 12 sampai halaman 23. Juga dilengkapi dengan monitoring rencana ekspansi sejumlah market leader untuk menangkap peluang pasar.

Beralih ke fokus pembahasan 2, tim duniaindustri.com menyajikan market leader database berupa profil pemimpin pasar petrokimia hulu, kinerja produksi, hingga rekam jejak ekspansi yang telah dilakukannya. Fokus pembahasan 2 ini disajikan pada halaman 24 sampai halaman 63, sehingga dapat menjadi benchmark persaingan pasar secara riil dan update.

Masuk ke fokus pembahasan 3, tim duniaindustri.com membuat outlook market demand petrokimia hulu beserta kapasitas produksi lokal periode 2015-2030, pada halaman 63 sampai halaman 80. Isi dari fokus pembahasan 3 antara lain market demand outlook untuk 22 produk petrokimia yang meliputi (ethylene, propylene, LLDPE, HDPE, polypropylene, ethylene dichloride, vinyl chloride monomer, polyvinyl chloride, ethylene oxide, mono ethylene glycol, acrylic acid, butanol, ethylhexanol, pygas, crude c4, butadiene, benzene, paraxylene, styrene, synthetic rubber, methyl tert-butyl ether, butene) periode 2015-2030 forecast.

Untuk menyusun outlook tersebut, tim duniaindustri.com telah menelaah pertumbuhan sektor hilir (end user) dari 22 produk petrokimia hulu sehingga dapat dijadikan patokan yang kuat untuk membuat outlook hingga 2030. Pertumbuhan sektor hilir pengguna produk petrokimia hulu akan meningkat hingga 2030, dan menjadi benchmark pertumbuhan market demand petrokimia hulu.

Riset Data Pemetaan Pasar 7 Market Leader Petrokimia Hulu (Market Demand Produk Petrokimia Hulu 2015-2030) yang berisi 81 halaman pdf dan berukuran 7,55 MB ini berasal dari riset eksklusif duniaindustri.com, didukung data penunjang dari BPS, IMF dan Bank Dunia, dan perusahaan market leader di Indonesia dan monitoring database. Indeks data industri merupakan fitur terbaru di duniaindustri.com yang menampilkan ratusan data pilihan sesuai kebutuhan users. Per September 2021, terdapat 238 riset data spesifik dari 22 sektor industri. Seluruh data disajikan dalam bentuk pdf sehingga mudah didownload setelah users melakukan proses sesuai prosedur, yakni klik beli (purchase), klik checkout, dan isi form. Duniaindustri.com mengutamakan keabsahan dan validitas sumber data yang disajikan. Terima kasih atas kepercayaan Anda kepada duniaindustri.com.(*)

2) Riset Data Pertumbuhan Pasar 22 Produk Petrokimia 2015-2025 (Trend Kapasitas Lokal & Market Leader) ini dirilis minggu keempat Juli 2021 menampilkan tren pasar, data pertumbuhan pasar (Volume market size/size business), market outlook, database spesifik, dan riset independen. Disajikan dalam tabel, grafis, dan tabulasi data yang menarik, market outlook berjumlah 44 halaman dan berukuran 7,1 MB ini diharapkan menjadi acuan pertumbuhan bisnis pemain petrokimia hulu-hilir serta stakeholders terkait lainnya.

Riset Data Pertumbuhan Pasar 22 Produk Petrokimia 2015-2025 (Trend Kapasitas Lokal & Market Leader) sebanyak 44 halaman pdf dan berukuran 7,1 MB ini berasal dari riset eksklusif duniaindustri.com, didukung data penunjang dari BPS, IMF dan Bank Dunia, dan perusahaan market leader di Indonesia dan monitoring database. Indeks data industri merupakan fitur terbaru di duniaindustri.com yang menampilkan ratusan data pilihan sesuai kebutuhan users. Per Juli 2021, terdapat 231 riset data spesifik dari 22 sektor industri. Seluruh data disajikan dalam bentuk pdf sehingga mudah didownload setelah users melakukan proses sesuai prosedur, yakni klik beli (purchase), klik checkout, dan isi form. Duniaindustri.com mengutamakan keabsahan dan validitas sumber data yang disajikan. Terima kasih atas kepercayaan Anda kepada duniaindustri.com.(*)

3) Market Outlook Industri Tinta Cetak (Printing Ink) 2008-2024 (Market Demand Forecast) ini dirilis minggu pertama Agustus 2020 menampilkan data riset, tren pasar, pertumbuhan volume pasar (market size/size business), nilai pasar (market value), market outlook, database pemain, dan potensi pasar industri tinta cetak (printing ink) di Indonesia periode 2008-2024. Disajikan dalam tabel, grafis, dan tabulasi data yang menarik, riset spesifik berjumlah 80 halaman ini diharapkan menjadi acuan pertumbuhan bisnis pemain industri tinta cetak (printing ink) serta stakeholders terkait lainnya.

Market Outlook Industri Tinta Cetak (Printing Ink) 2008-2024 (Market Demand Forecast) sebanyak 80 halaman pdf dan berukuran 5,5 MB ini berasal dari riset eksklusif duniaindustri.com, didukung data penunjang dari Kementerian Perindustrian, BPS, IMF dan Bank Dunia, dan perusahaan market leader industri tinta cetak (printing ink) di Indonesia. Data dalam riset ini juga sudah disinkronkan dengan data asosiasi industri tinta di Jepang. Indeks data industri merupakan fitur terbaru di duniaindustri.com yang menampilkan puluhan data pilihan sesuai kebutuhan users. Seluruh data disajikan dalam bentuk pdf sehingga mudah didownload setelah users melakukan proses sesuai prosedur, yakni klik beli (purchase), klik checkout, dan isi form. Duniaindustri.com mengutamakan keabsahan dan validitas sumber data yang disajikan. Terima kasih atas kepercayaan Anda kepada duniaindustri.com.(*)

Sumber: klik di sini

4) Database Direktori Spesifik 450 Perusahaan Kimia, Petrokimia, dan Plastik (Update 2020) ini dirilis akhir Juli 2020 menampilkan database terlengkap dan direktori perusahaan paling komprehensif terkait informasi spesifik perusahaan-perusahaan kimia, petrokimia, dan plastik di Indonesia. Database direktori ini mencakup 455 perusahaan di industri kimia, petrokimia, dan plastik di Indonesia.

Database Direktori Spesifik 450 Perusahaan Kimia, Petrokimia, dan Plastik (Update 2020) ini merupakan perwujudan layanan big data duniaindustri.com yang menawarkan nilai lebih (value added) bagi penggunanya (user). Database Direktori Spesifik 450 Perusahaan Kimia, Petrokimia, dan Plastik (Update 2020) ini berisi nama perusahaan, alamat lengkap, nomor telpon dan fax atau no hp, email, dan kontak PIC.

Database Direktori Spesifik 450 Perusahaan Kimia, Petrokimia, dan Plastik (Update 2020) ini terangkum dalam 177 halaman pdf untuk memudahkan proses download, sedangkan versi microsoft word tersedia secara pembayaran offline. Tim duniaindustri.com juga melayani jasa tambahan sebagai pelengkap dari database direktori ini, berupa layanan survei perusahaan, penyebaran kuesioner, observasi perusahaan (company observation), investigasi perusahaan (company investigation), customized database direktori, market survey research, market analysis, brand analysis, dan lainnya.(*)

Sumber: klik di sini

5) Riset Eksklusif Industri Tinta Cetak (Printing Ink) 2008-2020 (Market Size and Demand Forecast) dirilis awal Agustus 2017 menampilkan data riset, tren pasar, pertumbuhan volume pasar (market size), nilai pasar (market value), dan potensi pasar industri tinta cetak (printing ink) di Indonesia periode 2008-2020. Disajikan dalam tabel, grafis, dan tabulasi data yang menarik, riset spesifik ini diharapkan menjadi acuan pertumbuhan bisnis pemain industri tinta cetak (printing ink) serta stakeholders terkait lainnya.

Riset Eksklusif Industri Tinta Cetak (Printing Ink) 2008-2020 (Market Size and Demand Forecast) sebanyak 67 halaman ini berasal dari riset eksklusif duniaindustri.com, didukung data penunjang dari Kementerian Perindustrian, BPS, IMF dan Bank Dunia, dan perusahaan market leader industri tinta cetak (printing ink) di Indonesia. Indeks data industri merupakan fitur terbaru di duniaindustri.comyang menampilkan puluhan data pilihan sesuai kebutuhan users. Seluruh data disajikan dalam bentuk pdf sehingga mudah didownload setelah users melakukan proses sesuai prosedur, yakni klik beli (purchase), klik checkout, dan isi form. Duniaindustri.com mengutamakan keabsahan dan validitas sumber data yang disajikan. Terima kasih atas kepercayaan Anda kepada duniaindustri.com.(*)

Sumber: klik di sini

6) Riset Pasar dan Tren Harga Petrokimia 2009-2021 (Market Leader di Indonesia) ini dirilis Januari 2017 menampilkan data, outlook, proyeksi, dan tren industri petrokimia di Indonesia. Dengan penyajian yang cukup apik dan menarik, data ini diharapkan dapat menjadi referensi pengembangan bisnis petrokimia di negeri ini.

Riset Pasar dan Tren Harga Petrokimia 2009-2021 (Market Leader di Indonesia) sebanyak 40 halaman ini berasal dari BPS, Kementerian Perindustrian, Asosiasi Industri Olefin dan Aromatik Indonesia (INAPLAS), sejumlah perusahaan petrokimia nasional, dan diolah duniaindustri.com. Indeks database industri merupakan fitur terbaru di duniaindustri.com yang menampilkan puluhan data pilihan sesuai kebutuhan users. Seluruh data disajikan dalam bentuk pdf sehingga mudah didownload setelah users melakukan proses sesuai prosedur, yakni klik beli (purchase), klik checkout, dan isi form. Duniaindustri.com mengutamakan keabsahan dan validitas sumber data yang disajikan. Terima kasih atas kepercayaan Anda kepada duniaindustri.com.(*)

7) Riset Eksklusif Industri Kemasan Plastik (Tren Pertumbuhan dan Analisis Cukai). Riset Eksklusif Industri Kemasan Plastik ini menampilkan riset eksklusif, analisis, dan data industri kemasan plastik (packaging) di Indonesia mulai dari definisi kemasan plastik, pertumbuhan pasar kemasan plastik, nilai pasar (market size) industri kemasan plastik, keseimbangan produksi (supply) dan permintaan (demand), serta analisis rencana penerapan cukai kemasan plastik dan dampaknya terhadap produsen.

Riset eksklusif sebanyak 33 halaman ini berasal dari BPS, Kementerian Perindustrian, Asosiasi Industri Olefin dan Aromatik Indonesia (INAPLAS), sejumlah perusahaan kemasan plastik nasional, dan diolah duniaindustri.com. Indeks database industri merupakan fitur terbaru di duniaindustri.com yang menampilkan puluhan data pilihan sesuai kebutuhan users. Seluruh data disajikan dalam bentuk pdf sehingga mudah didownload setelah users melakukan proses sesuai prosedur, yakni klik beli (purchase), klik checkout, dan isi form. Duniaindustri.com mengutamakan keabsahan dan validitas sumber data yang disajikan. Terima kasih atas kepercayaan Anda kepada duniaindustri.com.(*)

8) Data dan Outlook Industri Petrokimia 2009-2016 ini menampilkan pemain-pemain utama di industri petrokimia nasional, antara lain PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA), PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI), PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI), PT Kaltim Methanol Industri, dan PT Kaltim Pasifik Amoniak. Selain itu, ditampilkan tren produksi industri petrokimia hulu olefin, yakni ethylene, propylene, butadiene, benzene, toluene, xylene, ammonia, methanol, periode 2009-2016F (mencakup produksi, ekspor, dan impor). Tidak ketinggalan data konsumsi dan impor produk petrokimia hulu olefin sejak 2009-2015.

Juga ditampilkan tren supply-demand (pasokan-permintaan) produk petrokimia aromatik, meliputi benzen, p-xylene, o-xylene, cyclohexene, toluen, alkylbenzene, phtalic anhydride, caprolactam, benzoat acid, purified terephtalic acid periode 2011-2015.

Data sebanyak 22 halaman ini berasal dari BPS, Kementerian Perindustrian, Asosiasi Industri Olefin dan Aromatik Indonesia (INAPLAS), sejumlah perusahaan petrokimia nasional, dan diolah duniaindustri.com.(*)

9) Data dan Analisis Industri Oli Pelumas 2007-2016 ini menampilkan data dan outlook secara komprehensif terkait seluruh informasi mengenai industri oli pelumas di Indonesia, mencakup highlights perkembangan industri ini sejak 2007-2016, regulasi sejak 1998-2016, tren permintaan/kebutuhan (demand) di pasar lokal, perkembangan investasi atau ekspansi baru, ukuran pasar (market size) industri oli pelumas, hingga pangsa pasar pemain lokal dan perusahaan internasional (multi national company/MNC), serta prospek dan tantangan industi ini ke depan.

Data dan analisis industri oli pelumas sebanyak 19 halaman ini berasal dari Kementerian Perindustrian, BPS, WHO dan Bank Dunia, Kementerian ESDM, dan sejumlah perusahaan oli pelumas di Indonesia, diolah duniaindustri.com. Indeks data industri merupakan fitur terbaru di duniaindustri.com yang menampilkan puluhan data pilihan sesuai kebutuhan users. Seluruh data disajikan dalam bentuk pdf sehingga mudah didownload setelah users melakukan proses sesuai prosedur, yakni klik beli (purchase), klik checkout, dan isi form. Duniaindustri.com mengutamakan keabsahan dan validitas sumber data yang disajikan. Terima kasih atas kepercayaan Anda kepada duniaindustri.com.

10) Data Industri Petrokimia, Kimia Dasar, dan Logam Dasar ini menampilkan perbandingan pasokan dan permintaan produk petrokimia mencakup PE, PP, PS, PVC, PET periode 2009-2015. Selain itu, struktur industri petrokimia yang belum terintegrasi dan produk yang masih tergantung impor. Kebutuhan investasi untuk memenuhi kebutuhan produk petrokimia. Ditampilkan juga proyek-proyek investasi baru di industri petrokimia nasional. Di industri logam dasar, data ini menampilkan 14 sumberdaya mineral dan cadangannya di Indonesia mencakup tembaga, bauksit, nikel, pasir besi, mangan, emas, perak, seng, dan timah. Berbagai investasi baru di industri berbasis mineral juga ditampilkan dalam data ini. (*)

Sumber: di sini

Mari Simak Coverage Riset Data Spesifik Duniaindustri.com:

Market database
Manufacturing data
Market research data
Market leader data
Market investigation
Market observation
Market intelligence
Monitoring data
Market Survey/Company Survey
Multisource compilation data
Market domestic data
Market export data
Market impor data
Market directory database
Competitor profilling
Market distribution data
Company database/directory
Mapping competition trend
Profiling competitor strategy
Market data analysist
Historical data
Time series data
Tabulation data
Factory directory database
Market segmentation data
Market entry strategy analysist
Big data processor
Financial Modeling/Feasibility Study
Price trend analysist
Data business intelligence
Customized Direktori Database

* Butuh data spesifik atau riset pasar, total ada 238 database, klik di sini
** Butuh competitor intelligence, klik di sini
*** Butuh copywriter specialist, klik di sini
**** Butuh content provider (branding online), klik di sini
***** Butuh jasa medsos campaign, klik di sini

Database Riset Data Spesifik Lainnya:

  • Butuh data spesifik atau riset pasar, total ada 238 database, klik di sini
  • Butuh 24 Kumpulan Database Otomotif, klik di sini
  • Butuh 18 Kumpulan Riset Data Kelapa Sawit, klik di sini
  • Butuh 15 Kumpulan Data Semen dan Beton, klik di sini
  • Butuh 8 Kumpulan Riset Data Baja, klik di sini
  • Butuh 15 Kumpulan Data Transportasi dan Infrastruktur, klik di sini
  • Butuh 9 Kumpulan Data Makanan dan Minuman, klik di sini
  • Butuh 8 Kumpulan Market Analysis Industri Kimia, klik di sini
  • Butuh 3 Kumpulan Data Persaingan Pasar Kosmetik, klik di sini
  • Butuh competitor intelligence ataupun riset khusus (survei & observasi), klik di sini
  • Butuh copywriter specialist, klik di sini
  • Butuh content provider (online branding), klik di sini
  • Butuh market report dan market research, klik di sini
  • Butuh perusahaan konsultan marketing dan penjualan, klik di sini
  • Butuh menjaring konsumen korporasi dengan fitur customized direktori database perusahaan, klik di sini